Feature news

Tampilkan postingan dengan label the scientists. Tampilkan semua postingan

3 Penemuan yang Tercipta karena Tidak Disengaja

Rompi kevlar (Foto: Dok. Justin Reed)


Penemuan-penemuan ini tercipta karena tidak sengaja. Meski begitu, penemuan ini menjadi hal penting di masa depan.


Melansir Pop Sci, berikut ini tiga penemuan yang diciptakan karena tidak sengaja dan berujung baik.



Ada yang mau menambahkan penemuan lainnya?



1. Kevlar


Pada tahun 1965, ahli kimia DuPont, Stephanie Kwolek merusak polimer yang dimaksudkan untuk membuat ban yang lebih ringan.



Kesalahannya menciptakan Kevlar, serat yang lima kali lebih kuat dari baja.



Kevlar adalah bagian penting dari rompi anti peluru, drum, dan bahkan kano balap.




Dari tidak sengaja berujung jadi penemuan yang super bermanfaat, nih.



2. Alat pacu jantung implan



Insinyur Wilson Greatbatch mulai membuat monitor jantung tetapi memasang resistor yang salah.



Alih-alih merekam impuls listrik seperti detak jantung, gadget-nya justru menghasilkan listrik.



Hal itu yang pada akhirnya mengarah pada pengembangan alat pacu jantung internal pada tahun 1956.



3. Sakarin




Pada tahun 1879, ahli kimia Rusia Constantin Fahlberg merasakan makanannya secara aneh terasa manis.


Ia pun mencari tahu dari mana rasa itu berasal. Itu yang kemudian mendorong penemuan sakarin, zat yang 700 kali lebih manis dari gula namun tidak memiliki kalori.



Sakarin kerap digunakan sebagai pemanis makanan dan minuman.



Badan POM Amerika, FDA dan WHO setuju bahwa belum ada bahaya dari sakarin dan dinilai aman bagi manusia.

 

Learn more »

Yuan Longping, Bapak Padi Hibrida Dunia Tutup Usia

Yuan Longping, seorang ilmuwan China yang mengembangkan varietas padi unggul dan berjasa memberi makan orang di seluruh dunia, tutup usia. 

Sosok yang disebut sebagai Bapak Padi Hibrida ini meninggal di sebuah rumah sakit di kota selatan Changsha, China, di usia 90 tahun.

Dikutip dari Phys, Yuan adalah tokoh pertanian. Padi hibrida yang dikembangkannya sejak akhir 1960-an telah mengubah peta produksi padi di China dan Asia. 

Teknologi padi hibrida yang dikembangkannya sekarang juga ditanam di Afrika dan Amerika.



Yuan menghabiskan hidupnya untuk meneliti padi. 

Di seluruh dunia, seperlima dari semua beras sekarang berasal dari spesies padi hibrida hasil terobosan Yuan, menurut website World Food Prize.

Pada hari dia berpulang, 22 Mei 2021, banyak orang memberi penghormatan terakhir pada sang ilmuwan tersebut. 

Mereka berbaris melewati rumah sakit di provinsi Hunan tempat dia meninggal. Media China pun melaporkan kabar duka ini dengan memajang kalimat "Kakek Yuan, selamat jalan!"

Kilas balik mengenai sepak terjang Yuan, pada tahun 1970-an dia mencapai terobosan yang membuatnya terkenal. 

Dia mengembangkan jenis padi hibrida yang mencatat hasil tahunan 20% lebih tinggi dari varietas yang ada. Jenis padi ini dapat memberi tambahan makan 70 juta orang setahun.

Karyanya membantu mengubah China dari kekurangan pangan menjadi negara yang memiliki ketahanan pangan dalam tiga dekade. 

Selanjutnya, Yuan dan timnya bekerja dengan banyak negara di seluruh dunia untuk mengatasi masalah ketahanan pangan hingga malnutrisi.


Bahkan di tahun-tahun terakhirnya, Yuan tidak berhenti melakukan penelitian. 

Pada tahun 2017, bekerja dengan sekolah pertanian Hunan, ia membantu menciptakan jenis beras indica rendah kadmium untuk daerah yang menderita polusi logam berat, mengurangi jumlah kadmium dalam beras hingga lebih dari 90%.

Selamat jalan Bapak Padi Hibrida...

Learn more »

Harun Yahya dan Teori Penciptaan Alam Semesta Lawan Teori Darwin

 Harun Yahya alias Adnan Oktar divonis penjara 1.075 tahun karena kejahatan seksual. Akhir yang buruk untuk cendekiawan terkenal dengan Teori Penciptaan Alam Semesta.

Siapakah Harun Yahya? Sebagian orang bertanya-tanya. 

Namun generasi milenial awal, pasti ingat di awal tahun 2000-an Harun Yahya sangat terkenal dengan aneka buku dan film dokumenter ilmu pengetahuan.

Nama aslinya adalah Adnan Oktar, kelahiran 2 Februari 1956 di Ankara, Turki. Dia pendiri dua yayasan riset di Turki yang mempromosikan teori penciptaan. Buku-buku dan materi lain soal sains ini yang membuat dirinya terkenal di dunia.

Harun Yahya terkenal sebagai sosok cendekiawan Muslim yang menentang Teori Evolusi Charles Darwin sejak 1998 dengan bukunya The Evolution Deceit yang di Indonesia berjudul Keruntuhan Teori Evolusi.

Nah, jadi ingat lagi kan buku fenomenal ini. 

Namun, yang bisa dibilang sebagai puncak karyanya adalah The Atlas of Creation Volume 1 yang terbit Oktober 2006. Buku ini di Indonesia berjudul Atlas Penciptaan.

Teori Penciptaan Alam Semesta menurut Harun Yahya adalah seperti berikut ini: Bentuk kehidupan di Bumi tidak pernah mengalami sedikitpun perubahan dan tidak pernah berkembang menjadi bentuk lain. Makhluk hidup hari ini sama seperti saat jutaan tahun lalu.

Dengan kata lain, tidak pernah ada yang namanya evolusi namun semua diciptakan oleh Tuhan. Teori inilah yang mendasari semua tulisan-tulisan Harun Yahya.

Guardian Inggris pada 22 Desember 2008 seperti dilihat pernah memberitakan bahwa Harun Yahya lewat buku setebal 786 halaman itu melakukan tantangan terbuka kepada para ilmuwan untuk membuktikan Teori Evolusi. 

Teori Penciptaan Alam Semesta dan buku The Atlas of Creation mengundang kontroversi dan perdebatan di kalangan ilmuwan, terutama di Eropa.

Parliamentary Assembly of the Council of Europe seperti dilihat pernah mengeluarkan laporan pada 17 September 2007 mengkritik Harun Yahya. 

Menurut mereka, tulisan-tulisan Harun Yahya adalah pseudo-science belaka.

Dengan semua popularitas itu, publik seperti ditampar dengan fakta hukum siapa Harun Yahya sebenarnya. 

Pengadilan Turki menghukum Harun Yahya 1.075 tahun penjara. Dia dituduh melakukan kejahatan seks terhadap perempuan yang menjadi pengikutnya atau 'kittens.'

Seperti dilaporkan media lokal Turki, Hurriyet Daily News, total ada 45 orang yang telah melapor ke polisi. 

Dari jumlah itu, sekitar 17 orang di antaranya masih anak-anak. Sedangkan 15 orang lainnya mengaku dicabuli ketika masih berusia 11-17 tahun.

Learn more »

Mengurai Ide Parasut Pesawat Cegah Kecelakaan Temuan Vladimir Tatarenko

Mengurai Ide Parasut Pesawat Cegah Kecelakaan Temuan Vladimir Tatarenko. Foto: Kyiv Post
 

Seorang engineer penerbangan asal Ukraina bernama Vladimir Tatarenko, punya ide merancang parasut pesawat. 

Dia mengklaim parasut pesawat dibuat untuk mencegah atau setidaknya meminimalkan dampak kecelakaan.

Dikutip dari Kyiv Post, Tatarenko mengatakan penemuannya dapat melakukan hal itu. 

Sistem tersebut menjamin pendaratan yang aman untuk seluruh kompartemen penumpang dan menyelamatkan nyawa semua orang.

Pesawat yang dirancangnya memiliki kapsul yang terdapat di dalam badan pesawat. Kapsul ini dapat dikeluarkan dalam hitungan detik dan mengevakuasi penumpang. 

Jika ada indikasi kecelakaan udara, buntut pesawat akan terbuka. 

Kemudian, muncul sebuah pelontar yang menembakkan parasut keluar dari pesawat dan menarik seluruh kompartemen penumpang sehingga terlepas dari badan pesawat. 

Dengan demikian, penumpang berada di dalam kapsul tersebut dan melayang menggunakan parasut. 


Kabin pesawat akan lepas saat terjadi kecelakaan ditarik oleh parasut. Foto: Kyiv Post

 

Pada 2013, Tatarenko membuat visualisasi video tentang cara kerja penemuannya dan diposting di YouTube. 

Video tersebut tidak menarik minat banyak orang, hingga pada 31 Oktober 2015, saat terjadi tragedi pesawat Rusia jatuh di Mesir, video Tatarenko yang diposting ulang di Facebook ditonton lebih dari 18 juta orang dan dibagikan lebih dari 283 ribu kali.

"Bagaimana pilot dan co-pilot bisa selamat?," tanya salah satu netizen yang mengomentari video tersebut. 

Tatarenko kemudian menjelaskan bahwa mereka pindah dari kokpit ke kompartemen penumpang sebelum kapsul dikeluarkan, bersama dengan kru lainnya.

Kelemahan utama dari penemuan ini adalah, rancangan tersebut hanya dapat digunakan dengan pesawat yang memiliki pintu belakang, seperti beberapa pesawat Antonov Ukraina. 

Sedangkan pesawat lain akan membutuhkan renovasi besar-besaran pada bagian ekornya untuk membenamkan sistem parasut pesawat.


 Ide parasut pesawat Tatarenko ditolak karena terlalu mahal mewujudkannya.

 

Selain itu, dikatakan Tatarenko, pesawat juga harus mengurangi kapasitas kursi yang bisa menyebabkan kenaikan harga tiket pesawat komersil sebesar 15%. 

Namun menurutnya, kenaikan harga tiket bukanlah masalah.

"Orang akan bersedia membeli tiket untuk penerbangan yang aman, meskipun harganya 15% lebih mahal," yakinnya.


Ditolak

 

Tatarenko sebenarnya sudah lama memiliki ide ini. 

Namun dia menunggu sampai idenya bisa menjadi lebih praktis melalui penemuan bahan komposit karbon ringan yang tidak akan terlalu meningkatkan bobot pesawat.

Demi mereduksi beban pesawat dengan kabin parasut, Tatarenko memperkenalkan bahan kevlar dan komposit karbon sebagai bahan baku sebagian besar badan pesawat rancangannya.

Tatarenko kemudian mendekati rekan-rekannya di perusahaan pesawat Antonov, tempat dia bekerja hingga Uni Soviet runtuh. 

Sebagai bagian dari tim yang ikut mengembangkan pesawat kargo terbesar di dunia Antonov An-225 Mriya pada 1988, Tatarenko tahu kalau Ukraina memiliki semua fasilitas dan staf profesional yang dibutuhkan untuk mewujudkan idenya.

Sayangnya, saat didekati Tatarenko, Antonov rupanya tak punya cukup uang untuk merealisasikan proyek ambisius tersebut. 

Menurut hitung-hitungan Tatarenko, dibutuhkan USD 1 juta untuk memproduksi satu kapsul. 

Anggaran sebesar USD 40-60 juta juga harus disiapkan untuk uji coba pemasangan kapsul di tiga pesawat jet Ukraina AN-148 keluaran Antonov.

Selain mendekati Antonov, Tatarenko juga mencoba mengirimkan proposal ide parasut pesawat itu ke Kementerian Transportasi Ukraina. 

Namun lagi-lagi, idenya harus ditolak dengan alasan keuangan.

Tatarenko mengatakan para investor dari Kanada, Brasil, AS, dan Rusia pernah menghubunginya dan menawarkan untuk membeli hak paten sistem tersebut. 

Tatarenko menolak penawaran tersebut karena ingin perusahaan pesawat Ukraina yang menerapkan temuannya. 

Dan hingga saat ini, belum ada investor Ukraina yang tertarik mendanai idenya tersebut.

Berikut ini adalah video yang menggambarkan cara kerja parasut pesawat rancangan Tatarenko yang diupload ulang di YouTube pada 2015. 


 

Learn more »

Ilmuwan Uji Coba Teleportasi Kuantum Internet

Teleportasi kuantum, mengirimkan qubit foton melalui kabel serat optik telah dibuktikan oleh para peneliti untuk pertama kalinya.

Pencapaian tersebut dapat digunakan untuk mengembangkan layanan internet kuantum, yang akan merevolusi penyimpanan data dan komputasi. 

Para ilmuwan juga mengklaim temuan ini akan mengantarkan kita pada era baru komunikasi.

Para ilmuwan mengirim qubit melalui jaringan serat optik sepanjang 44 kilometer dengan tingkat ketepatan 90%. 

Jaringan ini dibangun dengan peralatan off-the-shelf yang akan kompatibel dengan infrastruktur internet yang ada.

Qubit bekerja dengan mengganti bit tradisional - '1' dan '0' yang digunakan untuk menyandikan informasi digital - dengan bit kuantum, atau qubit.

Seperti dikutip dari The Independent, ini dapat berfungsi sebagai '1' dan '0' pada saat yang sama dengan berada dalam keadaan superposisi, yang berarti setiap qubit baru yang ditambahkan ke komputer meningkat secara eksponensial dan bukan linier.

Teleportasi kuantum, oleh karena itu, adalah transfer status kuantum dari satu lokasi ke lokasi lain. 

Transfer ini dilakukan dengan menggunakan keterjeratan kuantum, di mana dua partikel dihubungkan sedemikian rupa sehingga satu informasi dibagikan dengan yang lain pada waktu yang sama persis.

Ini karena partikel berada dalam status probabilitas, di mana posisi tepatnya, momentum, dan putarannya tidak ditentukan hingga partikel diukur. 

Foton berperilaku seperti ini, menjadi gelombang atau partikel tergantung bagaimana mereka diukur.

"Kami ingin mendorong jenis penelitian ini dan mengambil langkah penting untuk mewujudkan aplikasi kehidupan nyata untuk komunikasi dan jaringan kuantum serta menguji gagasan fisika fundamental," kata Panagiotis Spentzouris, kepala Program Sains Kuantum di Fermilab.

"Orang-orang di media sosial bertanya apakah mereka harus mendaftar ke penyedia internet kuantum. 

Kami membutuhkan lebih banyak pekerjaan riset dan pengembangan untuk ini," kata Maria Spiropulu, profesor fisika Shang-Yi Ch'en di Caltech.

Komputer kuantum mampu melakukan komputasi hampir 100 triliun kali lebih cepat daripada superkomputer terkuat di dunia. 

Tim dari University of Science and Technology of China, serta Google, telah berhasil mencapai prestasi tersebut menggunakan dua metode berbeda.

"Baru-baru ini, Departemen Energi AS meluncurkan cetak biru untuk internet kuantum nasional di Chicago, dan demonstrasi yang dicapai oleh para ilmuwan dapat meletakkan dasar untuk pembangunan jaringan kuantum metropolitan wilayah Chicago," kata Spentzouris.

Penelitian ini telah dipublikasikan di PRX Quantum oleh para peneliti dari Fermilab, AT&T, Caltech, Harvard University, Jet Propulsion Laboratory NASA, dan University of Calgary.

"Kami sangat bangga telah mencapai tonggak sejarah ini dalam sistem teleportasi kuantum yang berkelanjutan, berkinerja tinggi, dan dapat diskalakan. 

Hasilnya akan lebih ditingkatkan dengan peningkatan sistem yang kami perkirakan akan selesai pada Q2 2021," " kata Profesor Spiropulu.

Learn more »

Nggak Nyangka! Penemu 9 Hal Ini Anak di Bawah Umur

Anak-anak penuh dengan kreativitas. Makanya tidak heran kalau mereka juga berpotensi jadi seorang penemu! Seperti penemuan barang-barang berikut.

Mengutip Reader's Digest, George Nissen di usia 16 tahun menemukan trampolin setelah menyaksikan seniman trapeze jatuh ke jaring pengaman di bawahnya. Dia pikir akan lebih keren jika mereka bisa memantul keluar dari jaring.

Pohon Natal dulunya terancam bahaya kebakaran besar karena dulu lilin yang menyala yang akan menghiasi pepohonan. Namun pada tahun 1917, Albert Sadacca yang berusia 15 tahun membantu mengakhirinya dengan menciptakan rangkaian bola lampu yang lebih murah dan terlihat cantik.

Salah satu pelopor yang menghadirkan teknologi yang mengubah hidup ini baru berusia 15 tahun ketika dia memikirkannya. Philo T. Farnsworth membuat diagram untuk sistem televisi elektronik pada tahun 1921, dan mengirimkan gambar pertamanya enam tahun kemudian.

Es loli dibuat secara tidak sengaja. Frank Epperson yang berusia sebelas tahun secara tidak sengaja meninggalkan cangkir berisi bubuk soda, air, dan tongkat pengaduk di teras rumahnya semalaman, di mana cangkir itu membeku. Hampir 20 tahun setelah penemuannya yang tidak disengaja pada tahun 1905, dia mulai menjual makanan manisnya.

Salah satu penemu termuda adalah Robert Patch, yang memiliki paten untuk truk mainan ketika dia baru berusia enam tahun, pada tahun 1963. Dia membuat prototipe dari tutup botol dan karton.

Pada tahun 1877, Chester Greenwood yang berusia 15 tahun lelah telinganya kedinginan ketika dia bermain seluncur es. Jadi dia membuat kerangka kawat dan meminta bantuan neneknya untuk menjahitnya. Penutup telinga itu menjadi hit terutama di kalangan tentara selama Perang Dunia I.

The Man of Steel pertama kali diciptakan oleh sepasang anak berusia 17 tahun, Jerry Siegel dan Joe Shuster, pada tahun 1933 dan muncul pertama kali dalam komik pada tahun 1938.

Penemunya, Benjamin Franklin, baru berusia 11 tahun ketika dia membuat sirip agar lebih mudah berenang.

Sebelum tahun 1824, ketika Louis Braille yang berusia 15 tahun menemukan serangkaian titik timbul yang membentuk alfabet Braille yang membantu orang-orang tunanetra membaca dengan meraba-raba huruf yang timbul.
Learn more »

4 Penemuan yang Disesali Ilmuwannya

Berlomba-lomba ilmuwan menciptakan suatu inovasi. Namun tak semua berujung sesuai tujuan awal penelitian mereka. Ilmuwan berikut ini bahkan mengaku menyesal.

Dikutip dari The Sydney Morning Herald, di bawah ini adalah daftarnya:

 

1. Suntik mati (lethal injection)

 

Dr Jay Chapman kerap disebut sebagai bapak suntik mati. 

Akan tetapi ia mengatakan bahwa itu bukanlah salah satu tujuan dalam hidupnya, dengan kata lain temuan euthanasia ia lakukan secara dadakan.

Saat itu tahun 1977 dan pembunuh Gary Gilmore baru saja dieksekusi di Utah. 

Dihadapkan dengan pilihan regu tembak atau gantung diri, dia telah memilih yang pertama tetapi ada keributan di antara para pegiat menentang hukuman mati. 

Mereka mencela eksekusi tersebut sebagai tidak manusiawi.

Beberapa hari kemudian, Chapman, yang merupakan kepala pemeriksa medis Oklahoma, 

ditanyakan pendapatnya tentang cara memberikan hukuman mati dengan cara yang lebih manusiawi. 

Dia mengatakan pendapatnya dan menyarankan bahwa suntikan mematikan akan memberikan pilihan yang jauh lebih baik.

Chapman kemudian menciptakan formula untuk menghasilkan kematian yang cepat. 

Kemudian, dia membuat protokol terperinci untuk negara bagian Oklahoma untuk administrasi suntikan mematikan. 

Tapi seiring berjalannya waktu, ia melihat orang-orang terlalu menganggap enteng soal euthanasia.

"Suntikan mematikan terlalu mudah untuk sebagian dari mereka," akunya.

 

2. AK-47

 

Jenderal Mikhail Kalashnikov, yang bertanggung jawab atas senapan AK-47, yang sekarang menjadi senapan otomatis yang paling banyak digunakan di dunia, mengatakan dia menyesalkan bahwa teroris dan gangster menggunakan senjatanya.

"Sangat menyakitkan bagi saya untuk melihat ketika bagian kriminal dari segala jenis menembak menggunakan senjata saya. 

Saya membuat senjata ini terutama untuk melindungi tanah air kami," kata pria Rusia itu.

 

3. C5 electric car

 

Clive Sinclair menciptakan C5, mobil elektrik satu tempat duduk di Inggris. 

Akan tetapi, ketika tiba di pasar pada tahun 1985, perkenalan produk tersebut kepada publik ternyata disambut tidak baik.

Bukan itu saja yang salah. British Safety Council bahkan mengklaim produk tersebut tidak aman.

"Sampah mutlak," kata Sinclair merujuk produknya terdahulu. Namun sekarang ia yakin bisa membuat produk yang mobil elektrik yang lebih baik.

"Teknologi telah berkembang cukup pesat; ada baterai baru yang tersedia dan saya baru saja memikirkannya kembali. C5 baik-baik saja tapi saya pikir kami bisa melakukan pekerjaan yang lebih baik sekarang," ungkapnya.

 

4. MDMA

 

Alexander Shulgin dikenal sebagai bapak ekstasi meski tidak sepenuhnya benar. 

Ekstasi memang pertama kali disintesis pada tahun 1912 oleh perusahaan kimia Merck tetapi Shulgin mensintesisnya kembali pada tahun 1976 dan merupakan orang pertama yang mengujinya pada manusia: dirinya sendiri.

Dua tahun kemudian, dia menulis sebuah makalah dengan seorang rekannya tentang efek MDMA. 

Dia percaya bahwa zat ini bisa menjadi obat yang berguna dalam psikoterapi. Dan begitulah, untuk sementara waktu.

Tetapi kemudian MDMA menjadi ekstasi. Pada tahun 1986 penggunaannya untuk pengobatan depresi dilarang oleh Badan Penegakan Narkoba AS. 

Pada tahun 2000, petugas bea cukai AS menyita hampir 10 juta pil.

Saat ini, Shulgin memiliki keraguan tentang obat yang dia perjuangkan - bukan karena kemanjurannya tetapi karena dia yakin orang telah menyalahgunakannya.

Masalahnya dimulai, katanya, ketika para tukang clubbing mulai menggunakan pil untuk bersenang-senang, menyalahgunakan. 

Dan begitu MDMA dijadikan ilegal, tidak ada cara untuk memantau kualitas obat tersebut.

"Kami tidak pernah menggunakan istilah ekstasi karena tidak ada artinya; beberapa kapsul ekstasi sama sekali tidak memiliki MDMA. 

Jadi yang disebut ekstasi telah menjadi ancaman nyata," tegasnya.

Learn more »

John Nash, Kisah Ilmuwan yang Suka Halu Tapi Menang Nobel

Alkisah, hiduplah seorang ilmuwan matematika yang mengidap skizofrenia dan berhasil memenangkan Nobel. Ini bukan dongeng, melainkan kisah nyata John Forbes Nash.

John Nash merupakan ilmuwan peraih gelar doktoral dari Princeton University. Ia dijuluki sebagai orang yang memiliki bakat alami dalam bidang matematika dan disegani.

Kegemarannya adalah membaca, bermain catur dan ia sering bersiul. Ia memiliki istri cantik yang merupakan ilmuwan juga yakni Alicia Larde.

Pintar dan dikagumi banyak orang, nasib Nash mulai berubah ketika mengembangkan gejala skizofrenia pada akhir 1950-an. Kala itu usianya sekitar 30 tahun.

Dia mulai menunjukkan perilaku aneh dan mengalami paranoia dan delusi sebagaimana mengutip New York Post.

Selama beberapa dekade berikutnya, ia dirawat di rumah sakit beberapa kali, dan berhenti-pakai untuk pengobatan menggunakan obat antipsikotik.

Nash disuntik dengan insulin, pernah juga melarikan diri untuk sementara waktu ke Eropa.

Selama bertahun-tahun ia menjelajahi kampus Princeton sembari mencoret-coret formula yang tidak dapat dimengerti di papan tulis yang sama di Fine Hall. Ujian bertambah ketika ia harus mengalami perceraian.

Melawan skizofrenia dan teman-teman khayalannya bukan hal mudah dan menginspirasi pembuatan film 'A Beautiful Mind' dimana terungkap bahwa dia punya banyak teman khayalan.

Nash mengalami perubahan pada awal tahun 1990-an.

"Saya lepas dari pemikiran irasional, pada akhirnya, tanpa obat selain perubahan hormon alami akibat penuaan," tulis Nash dalam email ke Dr Kuhn, koleganya, pada tahun 1996.

Ambisinya untuk membuktikan bahwa matematika bukan sekadar angka melainkan bisa membantu segala bidang pada akhirnya membawa John Nash menerima Nobel Memorial Prize in Economic Sciences tahun 1994.

Tak cuma memenangkan hadiah Nobel, ia juga memenangkan kembali hati Alicia Larde untuk menjadi tambatan hatinya.

"Saya pikir kontribusi matematika murni Nash ada pada level itu.

Sangat, sangat sedikit makalah yang ia tulis tentang topik yang berbeda, tetapi sekalinya ada memiliki dampak yang luar biasa," Barry Mazur Professor of Mathematics di Harvard memuji Nash.

Sosok Nash yang dielu-elukan karena kepintarannya ini akhirnya mengembuskan napas terakhirnya akibat kecelakaan mobil yang menewaskan ia dan sang istri.

Ilmuwan ini meninggal di umur 86 tahun (1928-2015) dan meninggalkan luka mendalam bagi orang-orang yang berkecimpung di dunia sains.
Learn more »

Penemu Vacuum Cleaner Jadi Orang Terkaya Inggris

Penemu dan pemilik perusahaan elektronik Dyson, Sir James Dyson, dinobatkan untuk pertama kalinya sebagai orang terkaya di Inggris.

Disusun oleh Sunday Times Rich List, kekayaan Dyson naik 3,6 miliar poundsterling setahun ini menjadi 16,2 miliar poundsterling.

Ia berhasil menyalip pebisnis kelahiran India, Gopichand dan Srichand Hinduja. Dyson pertama kali terkenal setelah menemukan vacuum cleaner jenis baru Dual Cyclone yang dijual pertama kali pada tahun 1993.

Seperti dikutip dari BBC, Dyson masa kecil tinggal di wilayah Norfolk. Pria berusia 72 tahun ini mempelajari seni sebelum disarankan pindah ke jurusan desain.

Penemuan vacuum cleaner itu, yang tidak memerlukan kantong debu, ditolak perusahaan-perusahaan besar sehingga ia memutuskan membangun perusahaan sendiri, Dyson Ltd, di Juni 1993.

Tapi baru 10 tahun kemudian setelah beriklan di televisi, produknya meledak dan terlaris di Inggris.

Perusahaan Dyson sekarang mempekerjakan sekitar 15 ribu orang di seluruh dunia, 5.000 di antaranya berlokasi di Inggris.

Dyson yang dikenal mendukung Brexit, baru-baru ini membeli dua properti di Singapura senilai 70 juta poundsterling.

Ia membuat keputusan kontroversial dengan memindahkan kantor pusat Dyson ke sana.

Kondisi pandemi Corona membuat harta kekayaan para orang termakmur Inggris pun terimbas. Kekayaan 1.000 orang terkaya di Negeri Kerajaan itu merosot 3,7%.
Learn more »