Feature news

Tampilkan postingan dengan label bumble. Tampilkan semua postingan

Cantiknya Wanita Terkaya Dunia Paling Muda

Whitney Wolfe Heard, menjadi nama baru dalam daftar orang terkaya Forbes. Hartanya diestimasi USD 1,3 miliar atau lebih dari Rp 18 triliun.

“Jujur saja, ambisiku datang dari hubungan yang kasar. Aku tidak pernah memiliki hubungna yang sehat sampai aku menciptakanya sendiri. Maka aku membuat ekosistem relasi dengan pria yang sehat,” katanya.

Whitney, pada saat kehamilannya. Sepak terjangnya diperhitungkan ketika menjadi salah satu pendiri Tinder yang di kemudian hari menjadi salah satu aplikasi kencan paling terkenal. Namun di sana, dia mengaku dilecehkan oleh salah satu kolega yang juga mantannya, sehingga memutuskan keluar.

Whitney sekarang hidup bahagia dengan keluarganya. Ia menikah dengan pengusaha bernama Michael Herd dan telah dikaruniai seorang anak.

Bersama Priyanka Chopra. Whitney merintis Bumble. Berbeda dari layanan kencan yang sudah ada, Bumble menjadikan wanita sebagai fokus utama. Jadi, hanya wanita yang bisa memulai pembicaraan dengan lawan jenis di Bumble. Hal ini mencegah para wanita menerima pesan-pesan tak diinginkan dari para pria.

Whitney mendirikan Bumble dengan bantuan dana dari investor awal, yakni miliarder Wusia Andrey Adreev. Adrey sendiri mendirikan situs kencan bernama Badoo.

Bumble kemudian sukses besar, dengan 55 juta pengguna di 150 negara. Alhasil Whitney menjadi salah satu dari 328 wanita yang masuk dafar orang terkaya Forbes edisi tahun 2021.

Bersama para artis papan atas Hollywood. Induk perusahaan Tinder, Match Group, membantah tudingan Whitney. Namun seperti dikutip dari BBC, untuk menyelesaikan perkara ini di luar pengadilan, Whitney dibayar USD 1 juta.

Wolfe lahir 31 tahun silam di Salt Lake City, Utah, dari keluarga berada. Ayahnya adalah developer properti yang makmur. Dia lulus kuliah dari Southern Metodhist University, Texas. Dia sudah suka berbisnis sejak di kampus, misalnya berjualan tas.

Ia kadang memajang foto bersama keluarga kecilnya di Instagram yang diikuti ratusan ribu follower.

Whitney menciptakan aplikasi kencan dan sosial bernama Bumble pada tahun 2014, di mana dia menjabat pula sebagai CEO. Bumble melantai di bursa saham atau IPO tahun ini, sehingga menjadikan Whitney miliuner wanita termuda di dunia.

Aplikasi yang menarik bisa bikin penciptanya kaya raya di zaman ini. Salah satunya wanita cantik ini Whitney Wolfe Heard, menjadi nama baru dalam daftar orang terkaya Forbes. Hartanya diestimasi USD 1,3 miliar atau lebih dari Rp 18 triliun. Foto: Instagram/@whitney

Ia mendirikan Bumble dipicu oleh pengalamannya sendiri dilecehkan.

Learn more »

Bikin Aplikasi Kencan, Wanita Cantik Ini Raup Rp 18 Triliun

CEO Bumble, Whitney Wolfe Heard. Foto: Instagram/@whitney

 

Aplikasi yang menarik bisa bikin penciptanya kaya raya di zaman ini. 

Salah satunya wanita cantik ini Whitney Wolfe Heard, menjadi nama baru dalam daftar orang terkaya Forbes berkat sebuah aplikasi kencan. 

Hartanya diestimasi USD 1,3 miliar atau lebih dari Rp 18 triliun.

Whitney menciptakan aplikasi kencan dan sosial bernama Bumble pada tahun 2014, di mana dia menjabat pula sebagai CEO. 

Bumble melantai di bursa saham atau IPO tahun ini, sehingga menjadikan Whitney miliuner wanita termuda di dunia.

Dia lahir 31 tahun silam di Salt Lake City, Utah, dari keluarga berada. 

Ayahnya adalah developer properti yang makmur. Dia lulus kuliah dari Southern Metodhist University, Texas dan sudah suka berbisnis sejak di kampus, misalnya berjualan tas.


Sepak terjangnya makin diperhitungkan ketika menjadi salah satu pendiri Tinder yang di kemudian hari menjadi salah satu aplikasi kencan paling terkenal. 

Namun di sana, dia mengaku mengalami pelecehan seksual oleh salah satu kolega yang juga mantannya, sehingga memutuskan keluar.

Induk perusahaan Tinder, Match Group, membantah tudingan Whitney. Namun seperti dikutip dari BBC, untuk menyelesaikan perkara ini di luar pengadilan, Whitney dibayar USD 1 juta.

Kemudian, Whitney merintis aplikasi kencan sendiri, Bumble. Berbeda dari layanan kencan yang sudah ada, Bumble menjadikan wanita sebagai fokus utama. 

Jadi, hanya wanita yang bisa memulai pembicaraan dengan lawan jenis di Bumble. Hal ini mencegah para wanita menerima pesan-pesan tak diinginkan dari para pria.

Whitney mendirikan Bumble dengan bantuan dana dari investor awal, yakni miliarder Rusia, Andrey Adreev. Adreev sendiri juga mendirikan situs kencan bernama Badoo.

Bumble kemudian sukses besar, dengan saat ini memiliki 55 juta pengguna di 150 negara. 

Alhasil Whitney menjadi salah satu dari 328 wanita yang masuk daftar orang terkaya Forbes edisi tahun 2021.


Ia mendirikan Bumble dipicu oleh pengalamannya sendiri dilecehkan. "Jujur saja, ambisiku datang dari hubungan yang kasar. 

Aku tidak pernah memiliki hubungan yang sehat sampai aku menciptakannya sendiri. Maka aku membuat ekosistem relasi dengan pria yang sehat," katanya.

Whitney sekarang hidup bahagia dengan keluarganya sembari mengendalikan aplikasi kencan itu. Ia menikah dengan pengusaha bernama Michael Herd dan telah dikaruniai seorang anak.


Learn more »

Whitney Wolfe, Dilecehkan Lalu Jadi Penguasa Kencan Digital


Urusan percintaan juga butuh teknologi. Di balik tiga aplikasi kencan paling populer di dunia, ada sosok perempuan kuat bernama Whitney Wolfe yang pernah menjadi korban pelecehan seksual.

Whitney Wolfe Herd kini dikenal sebagai CEO Bumble. Tapi tahukah Anda kalau Whitney Wolf pada 2012 ikut mendirikan aplikasi kencan Tinder. 

Sebagai Co Founder, dia turut membesarkan Tinder. Namun menurut Vogues, karirnya di Tinder ia sudahi tahun 2014.

Alasannya ironis, Wolfe menjadi korban pelecehan seksual di Tinder oleh mantan bosnya Justin Mateen yang sempat berpacaran dengannya. 

Wolfe mengajukan tuntutan hukum, namun Tinder membantah ada pelecehan seksual. Kasus ini berakhir di pengadilan.

Momen itu nampaknya menjadi pemacu Wolfe untuk membuat aplikasi kencan sendiri, namun yang lebih aman untuk perempuan. Pada tahun 2014, lahirlah Bumble dengan konsep yang unik.


Di Bumble, pihak perempuan dulu yang melakukan pendekatan untuk kencan. Konsep ini yang membuat Bumble sukses sebagai aplikasi kencan digital. 

Forbes menuliskan Wolfe menganggap Bumble adalah platform sosial untuk perempuan, bukan aplikasi kencan.

"Saya mengalami sendiri bagaikan hubungan yang tidak setara berdampak negatif pada hidup kita. Saya ingin mengubahnya," kata Wolfe.

Whitney Wolfe menjadi Co Founder dan CEO Bumble Inc. Perusahaan ini memiliki 2 aplikasi kencan yaitu Bumble dan Badoo. 

Di tahun yang sama, pada 2014, Wolfe mendapatkan pendanaan first round dari miliuner Rusia Andrey Andreev yang merupakan founder Badoo.

Jadi bisa dibilang, Tinder, Bumble dan Badoo menerima sentuhan Whitney Wolfe. 

Tidak salah jika menyebut Wolfe sebagai perempuan penguasa kencan digital, karena bukan satu, melainkan 3 aplikasi kencan populer melibatkan dirinya.


Meski menjadi penguasa aplikasi kencan digital, Wolfe justru bertemu jodohnya secara offline. Dia berpacaran dengan pebisnis restoran Michael Herd sejak Hari Valentine 2014. 

Mereka sebelumnya dikenalkan oleh teman dalam liburan di resor ski Aspen di Italia tahun 2013.

Wolfe menikah dengan Herd tahun 2017 dan pada Desember 2019 lahirlah anak pertama mereka Bobby Lee Herd. Sambil menjadi ibu, karir Whitney Wolfe pun terus menanjak di Bumble.

Pada 2021, dia menjadi perempuan miliuner termuda dalam usia 31 tahun dan perusahaannya go public. 

Nilai total sahamnya adalah USD 13 miliar (Rp 187,2 triliun) dan bagian Wolfe adalah USD 1,5 miliar (Rp 21,5 triliun). 

Ia pun masuk dalam daftar 500 Biggest Fortune dari Bloomberg Billionaires Index.

Learn more »