Feature news

Tampilkan postingan dengan label history emoji. Tampilkan semua postingan

Arti Emoji Jari Terkuncup, Ada yang Tahu?

Emoji jari terkuncup meluncur pada 2020 dan resmi masuk ke Emoji 13.0. 

 

Emoji jari terkuncup disebut dengan nama 'pinched fingers' dan ternyata makna dari emoji ini sangat berbeda-beda.

 

Mengutip BBC, emoji jari terkuncup ini sebenarnya terinspirasi dari orang-orang Italia yang sering menggunakan tangan mereka ketika berbicara. Maknya aslinya adalah: Apa yang kamu inginkan?.



"Kami berharap emoji ini akan digunakan secara luas tidak hanya di Italia dan negara-negara Mediterania lainnya, tetapi juga, secara lebih luas, di seluruh dunia karena meningkatnya popularitas budaya dan gaya hidup Italia," kata sang kreator emoji ini.


 

Meski begitu, ada banyak orang yang memaknai emoji jari terkuncup dengan persepsi masing-masing sesuai kebudayaan dan negaranya. 

 

Misalnya di India, ini bisa digunakan untuk menanyakan apakah seseorang sedang lapar.

 

Di Arab, maknanya bisa jadi beda lagi. Gerakan jari terkuncup ini bisa menjadi isyarat yang digunakan ibu kepada anaknya.

 

[Gambas:Twitter]

 

Kocaknya, ada juga yang membuat lelucon soal emoji ini yang katanya jika dibalik bisa menjadi emoji lain. Iya, kalau dibalik jadinya kayak emoji Salt Bae lagi menabur garam, hihi.

 

[Gambas:Twitter]

 

Kalau menurut kamu, apa arti emoji jari kuncup ini? Di Indonesia, maknanya jadi apa ya? Tuliskan di kolom komentar ya.

Learn more »

Unicode Ungkap Emoji Baru, dari Pria Hamil hingga Jabat Tangan Multiras

Bertepatan Hari Emoji Sedunia, Emojipedia memperkenalkan deretan emoji baru yang akan diluncurkan pada bulan September tahun ini. 

 

Beberapa diantaranya ada emoji yang menampilkan 'Pregnant Man' atau pria hamil hinggaijabat tangan dengan warna kulit yang berbeda.

 

Daftar draf emoji terbaru yang dirilis oleh Unicode Consortium, sebuah perusahaan nirlaba ini mempromosikan standar dari Unicode yang tujuannya untuk menunjukkan lebih banyak keragaman dalam gender manusia.

 

 

 

 

Dikatakan Emojipedia dimasukkannya emoji Pregnant Man ini untuk mengakui bahwa kehamilan mungkin terjadi pada beberapa pria transgender dan orang non-biner sebagaimana dilansir dari News.Au

 

Penambahan pria hamil juga menandai upaya lain untuk meningkatkan keragaman emoji. 

 

Dan pastinya kehadiran emoji 'pria hamil' disambut oleh sejumlah komentar kontroversial dari tokoh terkenal

 

"Saya tidak tahu siapa yang perlu mendengar ini, tetapi pria tidak bisa hamil," cuit Abigail Marone, Abigail Marone, sekretaris pers Senator Republik Josh Hawley.

 

"Apple baru saja memperkenalkan emoji "pria hamil". Newsflash @Apple, hanya wanita yang bisa hamil!" tulis Mo Brooks, kandidat senator Alabama dari partai Republik.

 

Namun ada pula yang mendukung adanya emoji 'pria hamil'. Mengingat Freddy McConnell, salah satu dari sedikit pria transgender di Inggris, melahirkan anak pada 2019. 

 

Dia sempat memperingatkan bahwa ada informasi yang salah soal kemampuan pria transgender untuk melahirkan.


"Saya sama sekali tidak terkejut bahwa emoji pria hamil adalah finalis. 

 

Kenapa tidak? Tahun depan seorang pria hamil yang menyukai pajak rendah dan kebebasan akan menjadi kekasih baru gerakan konservatif." cuit Jhon Miller.

 

Selain itu hadirnya emoji jabat tangan menjadi pengingat akan kasus pembunuhan yang dialami orang hitam George Flyod hingga terjadinya kericuhan di AS. 

 

Hal ini pun meningkatkan kesadaran dan protes secara global untuk menuntut keseteraan ras.

 

Emoji baru tambahan lainnya termasuk tangan yang membuat bentuk hati dan seseorang menggigit bibir, ditambah wajah yang meleleh, memberi hormat, menahan air mata, dan mengintip di antara jari-jari mereka.

 


Learn more »

Sederet Emoji yang Kerap Salah Arti

Emoji sering kali digunakan untuk mengekspresikan sesuatu saat berkirim pesan instan. Tapi terkadang keliru menggunakannya karena salah mengartikannya.

Bila menganggap ini melon sebenarnya tidak salah. Tapi sejatinya ini adalah Yūbari King Melon yang menjadi salah satu simbol status di Jepang.

Banyak yang menggunakan emoji ini untuk tanda bosan. Padahal sebenarnya menandakan wajah tidak senang atau kesal.

Emoji ini buka menggambarkan orang hendak menangis. Tapi wajah memelas untuk memohon sesuatu.

Emoji ini digunakan saat orang melakukan kesalahan. Sejatinya emoji ini mempresentasikan Three Wise Monkey untuk mengingatkan agar berhati-hati akan apa yang kita amati, dengar dan katakan.

Emoji ini kerap dipakai untuk memberitahukan sedang melakukan manicure. Padahal untuk menunjukkan sikap acuh tak acuh atau ketidakpedulian.

Kerap digunakan untuk menyampikan ironi, sarkasme dan lelucon. Tapi sebenarnya emoji ini sama seperti orang mengangkat bahu atau menunjukan ketidakpedulian pada sesuatu.

Emoji ini untuk menunjukan rasa kekecewaan, frustasi dan sedih.

Banyak yang mengira ini sekadar emoji kalender. Padahal 17 Juli dipilih menjadi hari Emoji Sedunia.

Ini bukan spiral ataupun obat nyamuk, tapi emoji untuk tanda topan.

 

Learn more »

Perlu Tahu, Deretan Emoji yang Maknanya Sering Salah Kaprah

Selain pesan berupa tulisan, emoji telah menjadi sarana komunikasi populer. Namun ada sebagian arti emoji yang kadang maknanya tidak seperti yang dipikirkan oleh para netizen.
Memangnya emoji apa saja?

Berikut beberapa di antaranya yang dihimpun dari berbagai sumber :

Face With Look Of Triumph 

Emoji ini kadang digunakan untuk mewakili perasaan sedang marah atau bahkan murka. Akan tetapi itu salah, karena makna sebenarnya dari emohi ini adalah perasaan kemenangan atau keberhasilan.

Name Badge 

Memang jika melihat bentuknya, tak sedikit penggunanya yang menganggap emoji ini menggambarkan kobaran api. Akan tetapi emoji tersebut sebenarnya mewakili badge nama.

Face Massage 

Mungkin ada yang bertanya-tanya apa maksud tangan di kepala emoji ini atau malah ada yang tidak tahu apa itu. Nah, arti emoji ini adalah sedang dipijat.

"Weary Cat" Face

Wajah kucing ini kelihatannya sangat terkejut, sehingga sering dipakai orang untuk memberi pesan bahwa mereka begitu kaget. Tapi Unicode menjelaskan emoji tersebut lebih menunjukkan perasaan lelah atau bosan.

"Savoring Delicious Food" Face

Dengan lidah melet di samping, sebagian orang menggunakannya untuk menggambarkan sedang menggoda, bercanda atau mungkin jahil.

Arti sebenarnya cukup jauh, emoji ini adalah untuk melambangkan pengguna menikmati makanan.

"Kissy" Face 

Wajah emoji yang ditampilkan seperti sedang bersiul, terlihat dari mulutnya.

Tapi sebenarnya ini adalah tanda ciuman, sedikit 'lebih rendah' kastanya dibandingkan emoji ciuman yang ada tanda hatinya.

Mungkin cocok untuk kencan pertama yang sukses.

"Shocked" Face 

Emoji ini punya dua tanda silang di bagian matanya sehingga kadang diartikan sebagai pertanda mati. Padahal tujuannya adalah untuk mewakili perasaan keheranan atau takjub.

"Disappointed But Relieved" Face

Dalam pandangan pertama, emohi ini seperti lambang orang yang sedang menangis.

Tapi lihat lebih seksama, air mengalir di sisi wajah sehingga bukan air mata melainkan keringat. Jadi ini lebih untuk menggambarkan situasi kekecewaaan yang berujung pada kelegaan.

Japanese Ogre 

Emoji yang cukup menyeramkan ini bukanlah lambang topeng ataupun setan seperti diartikan sebagian pengguna. Akan tetapi ini adalah wujud karakter raksasa Jepang, yang umum ditemukan di seni atau karya sastra Jepang.

"Face With The OK" Gesture 

Merasa bingung dengan makna emoji ini ?

Sepertinya kalian tidak sendiri karena memang membingungkan.

Unicode menyebutnya sebagai wanita yang memakai tangan untuk menggambarkan isyarat 'Ok'.
Learn more »

Sejarah Emoji, Ikon yang Sering Dipakai Berkomunikasi Seantero Dunia

Saat ini emoji paling banyak digunakan oleh masyarakat di dunia untuk berkomunikasi. Tapi tahukah kamu cikal bakal emoji sudah ada sejak ratusan tahun lalu.

AppInstitute menyajikan infografis sejarah emoji yang dimulai dari abad ke-19 masehi.

Tepatnya pada 6 Agustus 1862, The New York Times diketahui menjadi pengguna pertama emoticon - :) - ketika mereka mencetak salinan pidato yang ditulis oleh Presiden Abraham Lincoln. Emoticon tersebut muncul kemungkinan karena salah cetak.

Lalu pada 22 Februari 1999, seniman Jepang Shigetaka Kurita ingin menginginkan cara sederhana untuk menyampaikan informasi tentang platform seluler yang dikerjakannya untuk NTT DoCoMo.

Dan akhirnya menciptakan set pertama 176 emoji, dengan preferensi untuk simbol, objek, dan karakter di atas wajah.

Ketika era smartphone, Google dan Apple kian mempopulerkan emoji yang hingga kini digunakan banyak orang seantero dunia.

Untuk melihat lebih lengkap, berikut infografisnya.

<iframe src="https://appinstitute.com/history-of-emojis/" style="border:0px #ffffff none;" scrolling="yes" frameborder="1" marginheight="0px" marginwidth="0px" height="700px" width="100%" allowfullscreen></iframe><br><div>Source: <a href="https://appinstitute.com" target="_blank">AppInstitute</a></div> 

Sumber: AppInstitute
Learn more »