Feature news

Tampilkan postingan dengan label twitter features dm. Tampilkan semua postingan

Twitter Hadirkan Fitur DM yang Bisa Disematkan

Twitter meluncurkan fitur penyematan DM untuk seluruh penggunanya. 

 

Sebelumnya, fitur ini hanya tersedia untuk pelanggan Twitter Blue namun kini telah tersedia untuk semua pengguna pengguna baik platform Android, iOS dan Web.

 

Dilansir dari The Verge, fitur ini tampaknya belum sepenuhnya tersedia untuk seluruh pengguna. 

 

Meski demikian, beberapa pengguna Twitter di iOS sudah bisa memiliki akses untuk menggunakan fitur tersebut.

 

Pada aplikasi Twitter di iOS, pengguna dapat mengusap layar ke arah samping pada percakapan untuk menampilkan pin. 

 

Jika pin tersebut diketuk maka percakapan akan dipindahkan ke bagian Pinned Conversation di bagian atas kotak masuk DM.


[Gambas:Twitter]

 

Fitur pin ini dapat menjadi cara untuk membuat beberapa percakapan dengan lebih mudah, meski fitur ini hanya dapat menyimpan enam percakapan.

 

Dengan hadirnya fitur ini untuk seluruh pengguna, layanan Twitter Blue hanya memiliki dua fitur eksklusif. 

 

Yang pertama, pengguna bisa mengunggah video berdurasi lebih panjang dan kedua dapat memajang foto profil NFT. 

 

Pengguna yang ingin mencobanya harus berlangganan Twitter Blue dengan biaya berlangganan sebesar USD 2,99 atau sekitar Rp 43 ribu per bulan untuk kawasan AS dan di luar AS tergantung lokasi lain.

Learn more »

Uji Fitur Baru Direct Message, Twitter Kena Protes

Twitter dilaporkan sedang menjajaki cara baru untuk mengirim Direct Message (DM) di iOS. 

 

Dalam pengujian ini melibatkan pengguna jumlah terbatas dan membiarkan mereka mengirim pesan (direct messages/DM) langsung dari cuitan di timeline.

 

Nantinya ada ikon surat di bawah cuitan pengguna. Ini berarti, pengguna tak perlu membuka profil untuk mengirim DM. 

 

Twitter mengatakan fitur terbaru ini akan memudahkan pengguna dengan DM yang muncul di timeline untuk memulai sebuah percakapan.

 

Namun ternyata fitur ini menerima penolakan dari netizen, salah satunya pengguna Twitter Eliza Orlins yang tidak menyukainya, sebagaimana dilansir detiKINET dari The Verge.


[Gambas:Twitter]

 

Ia beralasan fitur dan pintasan DM melalui cuitan dapat memicu pelecehan. 

 

Menurutnya pengguna dapat membagikan pemikiran mereka melalui pesan pribadi tanpa harus meninggalkan linimasa.

 

Sulit untuk melihat siapa sebenarnya yang dapat diuntungkan oleh fitur ini. 

 

Teman dekat mungkin ingin cara cepat untuk saling mengirim DM, tetapi kebanyakan orang merasa nyaman mengunjungi profil Twitter teman untuk mengirimi mereka pesan atau sekadar melanjutkan percakapan yang ada dari kotak masuk mereka.

 

Memberi pengguna jalan pintas ke pesan pribadi seseorang dapat membuat masalah baru. 

 

Twitter sudah tahu bahwa DM yang jahat bisa menjadi masalah, itulah sebabnya mereka meluncurkan fitur pada tahun 2019 yang secara otomatis menyaring DM yang kasar.


 

Tahun 2020, Twitter meluncurkan tab pop-up bergaya Messenger di web pada tahun 2020 yang dinilai lebih baik dan berguna, tak seperti fitur baru DM ini yang tidak benar-benar memberi pengguna jalan pintas untuk mengirim DM sebagai tanggapan langsung terhadap sebuah cuitan tetapi memungkinkan pengguna memilih dari percakapan yang ada.

 

Jika tombol DM baru ini keluar dari fase pengujian, tidak jelas apakah akan ada opsi bagi pengguna untuk menonaktifkan fitur tersebut demi alasan keamanan dan privasi.

 

Juru Bicara Twitter Charlotte Catania mengatakan eksperimen khusus ini tak mengubah pengaturan dari DM siapa pun. 

 

"Kami selalu mencari cara untuk membuat DM lebih mudah diakses dan berharga bagi orang-orang di Twitter dan mereka akan selalu memegang kendali. Siapa pun memiliki kemampuan untuk menutup DM mereka di pengaturan mereka," kata Catania.

Learn more »

Pesan Suara DM di Twitter Diuji di Tiga Negara

Twitter telah mengumumkan telah memulai menguji fitur pesan suara baru untuk pesan langsung (DM/Direct Messaging) dengan durasi hingga 140 detik. 

Fitur eksperimen ini baru tersedia untuk tiga negara saja dari India, Brasil dan Jepang.

"Kami bersemangat untuk membawa pesan suara dalam percobaan DM ke negara tersebut dan memberi orang cara baru untuk mengekspresikan diri dan membantu mereka terhubung melalui nuansa, emosi, dan empati yang dibangun dengan mendengarkan suara seseorang," kata Manish Maheshwari Managing Director Twitter India yang dilansir dari Mac Rumors.

Dengan fitur pesan suara ini pengguna dapat merekam hingga 140 detik sehingga membantu pengguna mengobrol lebih cepat misal dalam kondisi perjalanan atau malas mengetik.

"Kami berdedikasi untuk memberikan lebih banyak pilihan kepada orang-orang untuk mengekspresikan diri mereka dalam percakapan di Twitter - baik secara publik maupun pribadi," kata Alex Ackerman-Greenberg, Product Manager for Direct Messages Twitter.

Untuk menggunakan fitur pesan suara pengguna buka dulu percakapan yang ada atau untuk memulai percakapan baru. 

Lalu ketuk ikon rekam suara untuk memulai merekam pesan. Setelah itu ketuk kembali untuk berhenti merekam

Pengguna juga akan diberikan pilihan untuk mendengarkan pesan sebelum mengklik kirim atau jika ingin dihapus. 

Meski fitur ini baru dapat digunakan aplikasi Twitter di perangkat Android dan iOS namun pengguna tetap dapat mendengarkan pesan suara tersebut lewat Twitter desktop.

"Kami berharap mengizinkan orang merekam dan mengirim pesan suara sebagai DM akan meningkatkan pengalaman percakapan mereka dengan menambahkan kenyamanan dan ekspresi," kata Ackerman-Greenberg.

Learn more »

Twitter Jajal Fungsi Pesan Suara Lewat DM

Awal tahun ini, Twitter sedang menguji fungsi tweet suara di iOS. Tapi fitur tersebut tampaknya belum akan tersedia. 

Sementara itu, Twitter berencana menambahkan opsi untuk mengirim pesan suara lewat Direct Message (DM).

Selama ini, pengguna memang baru bisa mengirim teks, gambar, video, dan GIF melalui DM. 

Belum ada fungsi mengirim pesan audio ke pengguna Twitter lainnya, padahal fitur semacam ini sudah umum di layanan lain seperti Telegram, WhatsApp, dan iMessage.

 Nah, nantinya pengalaman mengirim pesan suara lewat DM Twitter akan serupa dengan yang sering kita jumpai di layanan lain. 

Tampilan user interface-nya cukup sederhana, dengan tombol "play" dan avatar pengguna. Selain itu ada juga tombol untuk melaporkan pesan audio berbahaya. 

Namun belum diketahui berapa panjang maksimal untuk pesan suara yang bisa dikirimkan lewat DM Twitter.

Dikutip dari 9to5Mac, buat yang berharap bisa menggunakan fitur ini secepatnya, sayangnya kalian harus bersabar dulu. 

Product Manager untuk Direct Messages Twitter Alex Ackerman-Greenberg menyebutkan mereka baru akan memulai uji coba untuk sekelompok kecil pengguna di Brasil. 

Tidak ada informasi kapan kira-kira pesan suara lewat DM akan tersedia bagi semua pengguna.

"Kami tahu orang-orang menginginkan lebih banyak pilihan untuk cara mereka mengekspresikan diri dalam percakapan di Twitter, baik secara publik maupun pribadi. 

Kami juga mengubah proses pengembangan produk kami, sehingga aksesibilitas selalu dipertimbangkan bahkan selama masih dalam konsep," kata Twitter.

Jejaring sosial seperti Facebook dan Instagram sudah lama punya fitur pesan suara. Jadi bukan hal yang aneh jika Twitter tergerak untuk menghadirkan fungsi serupa di platformnya.

Learn more »