Feature news

Tampilkan postingan dengan label huawei harmony os. Tampilkan semua postingan

Bye Android! Huawei Pakai HarmonyOS 2.0 untuk Ponselnya

Huawei akhirnya memperkenalkan HarmonyOS 2.0. Sistem operasi buatannya sendiri ini akan menggantikan Android di jajaran ponselnya.

Huawei Mate 40 dan Mate X2 terbaru menjadi perangkat yang awal menerima HarmonyOS 2.0. 

Namun dipastikan jajaran perangkat yang telah dan akan dirilis bakal mendapat sistem operasi ini.

Vendor asal China itu mulai menggulirkan awal Juni ini hingga tahun depan. Nah berikut daftar lengkap ponsel Huawei yang mendapatkan HarmonyOS 2.0 :

Batch 1 Pada 2 Juni 2021

 

  • Huawei Mate 40
  •  
  • Huawei Mate 40 Pro
  •  
  • Huawei Mate 40 Pro+
  •  
  • Huawei Mate 40 RS Porsche Design
  •  
  • Huawei Mate 40E
  •  
  • Huawei Mate X2
  •  
  • Huawei P40
  •  
  • Huawei P40 4G
  •  
  • Huawei P40 Pro
  •  
  • Huawei P40 Pro Plus
  •  
  • Huawei Mate 30 Pro 4G
  •  
  • Huawei Mate 30 Pro 5G
  •  
  • Huawei Mate 30E Pro 5G
  •  
  • Huawei Mate 30 RS Porsche Design
  •  
  • Huawei Mate 30 4G
  •  
  • Huawei Mate 30 5G
  •  
  • Huawei MatePad Pro WiFi
  •  
  • Huawei MatePad Pro 5G

 

Batch 2 Pada Q3 2021:

  •  
  • Huawei Mate Xs
  •  
  • Huawei Mate 20
  •  
  • Huawei Mate 20 Pro
  •  
  • Huawei Mate 20 RS Porsche Design
  •  
  • Huawei Nova 7 SE 5G
  •  
  • Huawei Nova 7 SE 5G Lohas Edition
  •  
  • Huawei Nova 7 SE 5G Vitality Edition
  •  
  • Huawei Nova 8
  •  
  • Huawei Nova 8 Pro
  •  
  • Huawei Nova 8 Pro 4G
  •  
  • Huawei Nova 7 5G
  •  
  • Huawei Nova 7 Pro 5G
  •  
  • Huawei Nova 6
  •  
  • Huawei Nova 6 5G
  •  
  • Huawei Nova 6 SE
  •  
  • Huawei MatePad 10.8 inches
  •  
  • Huawei MatePad 10.4 inches
  •  
  • Huawei MatePad 5G 10.4 inches


Batch 3 Pada Q4 2021:

  •  
  • Huawei Smart Screen V 55 2021
  •  
  • Huawei Smart Screen V 65 2021
  •  
  • Huawei Smart Screen V 75 2021
  •  
  • Huawei Smart Screen V 85 2021
  •  
  • Huawei Smart Screen S Pro 55
  •  
  • Huawei Smart Screen S Pro 65
  •  
  • Huawei Smart Screen S Pro 75
  •  
  • Huawei Smart Screen S 55
  •  
  • Huawei Smart Screen S 65
  •  
  • Huawei Smart Screen S 75
  •  
  • Huawei Smart Screen X 65
  •  
  • Huawei P30
  •  
  • Huawei Mate 20 X 4G
  •  
  • Huawei Mate 20 X 5G
  •  
  • Huawei Mate X
  •  
  • Huawei P30 Pro
  •  
  • Huawei Nova 5 Pro
  •  
  • Huawei Enjoy 20 Pro 5G
  •  
  • Huawei Enjoy Z 5G
  •  
  • Huawei Enjoy 20 Plus 5G
  •  
  • Huawei Maimang 9
  •  
  • Huawei MediaPad M6 10.8-inch
  •  
  • Huawei MediaPad M6 8.4-inch
  •  
  • Huawei MediaPad M6 Turbo Edition
  •  
  • Huawei Enjoy Tablet 2


Batch 4 pada Q1 2022:

  •  
  • Huawei Mate 10
  •  
  • Huawei Mate 10 Pro
  •  
  • Huawei Mate 10 Porsche Design
  •  
  • Huawei Mate RS Porsche Design
  •  
  • Huawei P20 Pro
  •  
  • Huawei P20
  •  
  • Huawei Nova 4
  •  
  • Huawei Nova 3
  •  
  • Huawei Nova 5i Pro
  •  
  • Huawei Nova 5z
  •  
  • Huawei Nova 5
  •  
  • Huawei Nova 4e
  •  
  • Huawei Maimang 8
  •  
  • Huawei Enjoy 9S
  •  
  • Huawei Nova 5i
  •  
  • Huawei Enjoy 10 Plus
  •  
  • Huawei Mate 9
  •  
  • Huawei Mate 9 Pro
  •  
  • Huawei Mate 9 Porsche Design
  •  
  • Huawei P10
  •  
  • Huawei P10 Plus
  •  
  • Huawei Nova 2s
  •  
  • Huawei Enjoy 10
  •  
  • Huawei Enjoy 10s
  •  
  • Huawei Enjoy 9 Plus
  •  
  • Huawei Nova 3i
  •  
  • Huawei MediaPad M5 10.8 inches
  •  
  • Huawei MediaPad M5 8.4 inches
  •  
  • Huawei MediaPad M5 Pro 10.8 inches
  •  
  • Huawei MediaPad M5 Youth Edition 10.8 inches
  •  
  • Huawei MediaPad M5 Youth Edition 8 inches
  •  
  • Huawei Enjoy Tablet
  •  
  • Huawei Smart Screen V55i
  •  
  • Huawei Smart Screen V65i
  •  
  • Huawei Smart Screen V 65
  •  
  • Huawei Smart Screen V 65 2019
  •  
  • Huawei Smart Screen V 76 2019



Aplikasi Android?

Huawei memastikan pengguna dapat menginstal aplikasi Android di HarmonyOS 2.0. Aplikasi tersebut dapat diunduh di AppGallery atau lewat Petal.

Hingga saat ini, lebih dari 500.000 pengembang sedang membangun aplikasi berbasis HarmonyOS. 

Tidak jelas apakah Google, Facebook, dan aplikasi utama lainnya di Barat bekerja pada versi HarmonyOS.

 

Tak Hanya Smartphone

 

Saat acara peluncuran virtual yang digelar Rabu malam (2/6/2021), Wang Chenglu, Presiden of Huawei Consumer Business Software Department, mengatakan HarmonyOS 2.0 tak hanya terpasang di smartphone, tapi di semua perangkat, seperti tablet, jam tangan pintar, TV, lainnya.

"Terlepas dari ukuran perangkatnya, hanya satu sistem untuk mencakup beragam perangkat, dengan memori sekecil 128K hingga 4GB atau lebih, menghadirkan pengalaman interaktif terbaik bagi konsumen," ujar Chenglu.

Di bawah moto "One is All, and All is One" perusahaan menekankan kemampuan sistem operasi baru untuk secara nirkabel dan mulus menghubungkan berbagai perangkat.

HarmonyOS menggunakan teknologi terdistribusi yang memungkinkan pengguna untuk secara bebas menggabungkan perangkat dan mengintegrasikan menjadi satu. 

Ini membuatnya sesederhana menggunakan satu perangkat untuk konsumen.

Huawei mengatakan kehadiran HarmonyOS tidak dimaksudkan untuk menggantikan Android atau iOS. 

Sebaliknya, penerapannya lebih luas, tidak hanya memberi daya pada ponsel dan tablet, tetapi juga meningkatkan jumlah perangkat pintar. 

Untuk itu, Huawei membuka tangan bagi vendor lain bergabung dengan ekosistemnya.

Learn more »

HarmonyOS Buatan Huawei Mirip Banget dengan Android 10

Komponen Android di HarmonyOS Foto: Ron Amadeo

 

HarmonyOS harusnya menjadi sistem operasi alternatif buatan Huawei untuk menjadi pengganti Android. Tapi kenyataannya sistem operasi ini tidak sepenuhnya baru seperti klaim Huawei.

Jurnalis Ars Technica Ron Amadeo berhasil mengakses HarmonyOS 2.0 versi beta yang saat ini baru tersedia di China. 

Dalam laporannya, ia menemukan sistem operasi ini masih menjalankan Android 10 yang telah berganti nama.


Amadeo menjelaskan sulitnya mendapatkan akses untuk HarmonyOS. 

Sebelum menjajal sistem operasi ini, ia harus mendaftar sebagai developer dengan memberikan sejumlah pengenal seperti foto paspor, kartu kredit, dan SIM.

Setelah itu ia harus menunggu dua hari untuk prosesi verifikasi identitas. 

Hal ini berbanding terbalik dengan Google yang mengizinkan developer untuk mengunduh SDK Android secara gratis tanpa perlu mendaftar apa-apa.

Setelah mendapatkan akses, Amadeo menemukan ia tidak bisa menjalankan emulator sistem operasi ini di perangkatnya sendiri, melainkan lewat emulator remote. 

Pada dasarnya, emulator ini seperti menjalankan HarmonyOS lewat Google Stadia di mana video interaktif sistem operasi tersebut disiarkan dari suatu tempat di internet.

Saat mengaktifkan ponsel, Amadeo langsung melihat antarmuka HarmonyOS sangat mirip seperti EMUI yang saat ini digunakan ponsel Huawei. 

Huawei mengklaim mereka memang memindahkan tampilan dan pengalaman menggunakan EMUI ke HarmonyOS.

Tapi Huawei sepertinya hanya mengganti tulisan 'Android' menjadi 'HarmonyOS'. 

Saat memasuki halaman App Info, Amadeo menemukan banyak komponen Android seperti 'Android Services Library', 'Android Shared Library', 'Androidhwext', dan masih banyak lagi.

Di halaman app info untuk HarmonyOS System, juga tertera tulisan 'version 10', padahal HarmonyOS saat ini baru hadir dalam dua versi. 

Tulisan 'version 10' ini mengacu pada Android 10 yang sepertinya menjadi basis dari HarmonyOS.


App Info HarmonyOS, masih ada tulisan Android 10

 

Amadeo juga mencatat sebagai sistem operasi beta, HarmonyOS terlihat sangat matang dan lengkap jika dibandingkan sistem operasi lain yang masih dikembangkan seperti Google Fuchsia dan Samsung Tizen.

"Jika HarmonyOS benar-benar sistem operasi 'baru', teknisi Huawei melakukan pekerjaan yang luar biasa! Mereka bahkan menyalin semua fitur Android 10 dengan sempurna," tulis Amadeo dalam laporannya, seperti dikutip dari Ars Technica.

"Ada sistem gestur-navigasi yang bagus, jutaan pengaturan, sistem perizinan, dukungan NFC tap-and-pay, dark mode, dan panel notifikasi yang keren!" sambungnya.

Amadeo juga menemukan untuk sistem operasi yang belum dirilis, HarmonyOS telah mendukung banyak aplikasi. 

Di toko aplikasi Huawei App Gallery, ia menemukan aplikasi populer dari Microsoft, Google, Amazon, WeChat, Weibo dan lain-lain.

Bahkan saat mencoba membuat aplikasi sampel mengggunakan SDK Huawei hasil akhirnya mirip seperti file APK Android yang juga bisa dibuka seperti file ZIP, memiliki struktur internal yang sama, dan bisa di-decode dengan alat dekompilasi Android standar.

Huawei memang tidak dilarang menggunakan Android karena software yang tersedia secara publik dan open source tidak menjadi subjek pembatasan dagang pemerintah AS.



Tapi Amadeo mencatat jika Huawei ingin membuat sistem operasi yang benar-benar baru dan mengurangi ketergantungannya dengan software AS, raksasa asal China ini belum berhasil.

Huawei mengatakan mereka akan menyediakan HarmonyOS secara publik pada tahun ini. 

Menurut Amadeo Huawei tidak punya cukup waktu untuk merombak total 'Android' menjadi 'Bukan Android'.


 

Learn more »

HarmonyOS 2.0 Beta dari Huawei Ternyata Masih Berbasis Android

Huawei merilis HarmonyOS 2.0 beta pada awal Desember lalu, dan ternyata OS ini masih berbasis pada Android.

Hal ini diketahui dari seorang developer yang mencoba untuk meneliti sistem operasi ini lebih dalam. 

Ternyata, dari percobaannya itu, Harmony OS (setidaknya di versi 2.0 beta), masih 'sangat Android'.

Pertama-tama ia mencoba membuat aplikasi sederhana, yaitu 'Hello World', yang sebenarnya ditujukan untuk Android 4.4 KitKat. 

Saat aplikasi tersebut dijalankan di HarmonyOS 2.0 beta, aplikasinya memicu pesan yang serupa pada kedua platform tersebut.

Perbedaan antara keduanya adalah tulisan Android-nya diubah menjadi HarmonyOS, demikian dikutip dari GSM Arena.

Ia pun kemudian membuat system partition, dan dari situ ia menemukan fakta yang mendukung teorinya. Yaitu HarmonyOS, setidaknya pada versi yang saat ini, berbasis pada framework Android.

Huawei sendiri sebelumnya pernah menyebut kalau Android Open Source Project (AOSP) memang akan menjadi batu loncatan bagi HarmonyOS. 

Jadi HarmonyOS versi 2.0 beta ini memang mungkin masih berbasis Android.

Namun mungkin ke depannya, HarmonyOS akan diubah menggunakan framework buatan Huawei sendiri.

Sebelumnya diberitakan, HarmonyOS akan tersedia untuk semua ponsel Huawei mulai tahun depan. 

Saat ini, para developer pengguna seri Huawei P40 atau Mate 30 dapat mendaftar untuk berpartisipasi dalam pengujian.

Beberapa developer yang sudah menjajalnya lewat akses ke emulator telah memposting sejumlah screenshot dari aplikasi yang berjalan di Harmony OS 2.0 di halaman Huawei Developer Community.

Sekilas, seperti dilihat dari contoh screenshot yang diposting, Harmony OS tampak sangat mirip dengan EMUI 11 berbasis Android di Huawei P40. 

Berdasarkan dokumen developer, aplikasi ini diberi kode di Java dan tata letaknya ditentukan dalam file XML, mirip dengan Android.

Learn more »

Harmony OS Beta Sudah Rilis, Huawei Persiapan Tinggalkan Android


Harmony OS versi beta baru saja dirilis untuk para developer. Dengan ini, Huawei semakin mantap dalam persiapannya meninggalkan Android.

Huawei memang mengalami masa cukup berat akibat berbagai sanksi yang dijatuhkan oleh pemerintah Amerika Serikat (AS), salah satunya tidak bisa mendapatkan akses ke Android dan Google Mobile Services (GMS). 

Karenanya, perusahaan asal China ini berupaya keras membangun ekosistem alternatifnya yakni Huawei Mobile Services (HMS) yang setahap-demi setahap diperkenalkan.

Harmony OS secara resmi diluncurkan satu setengah tahun lalu, berbarengan dengan ketika Huawei menampilkan TV pintar Honor Vision sebagai perangkat pertama dengan sistem operasi buatan sendiri.

Sepanjang 2019, Huawei menegaskan kembali komitmennya terhadap Android, namun sambil terus memperluas Harmony OS ke perangkat selain smartphone dan tablet. 

Rencana baru pun diumumkan di perhelatan Huawei Developer Conference 2020 awal tahun ini. 

Namun kini, Huawei mulai merekrut developer untuk Harmony OS 2.0 beta pertamanya untuk perangkat seluler.

Disebutkan Huawei seperti dikutip dari XDA Developer, Harmony OS 2.0 hadir dengan lebih dari 15.000 API untuk mendukung pengembangan di seluruh smartphone, wearable gadget, mobil, perangkat layar besar, dan berbagai perangkat pintar lainnya.

Untuk mencicipi OS baru ini, developer bisa mencoba emulator di Huawei DevEco Studio IDE (versi 2.0 Beta 3) dari website resmi Harmony OS, atau dapat mendaftar untuk menerima OTA pada perangkat Huawei yang didukung untuk bermigrasi ke Harmony OS 2.0 beta.

Setelah pendaftaran disetujui, developer akan menerima undangan dari Huawei dengan instruksi tentang cara menginstal software tersebut di perangkat mereka. 

Berikut ini daftar perangkat yang bisa menjajal Harmony OS 2.0 beta:

  • Huawei P40 (ANA-AN00)
  •  
  • Huawei P40 Pro (ELS-AN00)
  •  
  • Huawei Mate 30 (TAS-AL00)
  •  
  • Huawei Mate 30 5G (TAS-AN00)
  •  
  • Huawei Mate 30 Pro (LIO-AL00)
  •  
  • Huawei Mate 30 Pro 5G (LIO-AN00)
  •  
  • Huawei MatePad Pro (MRX-AL19)
  •  
  • Huawei MatePad Pro 5G (MRX-W09)
  •  
  • Huawei MatePad Pro Wi-Fi (MRX-AN19).

Beberapa developer yang sudah menjajalnya lewat akses ke emulator telah memposting sejumlah screenshot dari aplikasi yang berjalan di Harmony OS 2.0 di halaman Huawei Developer Community.

Sekilas, seperti dilihat dari contoh screenshot yang diposting, Harmony OS tampak sangat mirip dengan EMUI 11 berbasis Android di Huawei P40. 

Berdasarkan dokumen developer, aplikasi ini diberi kode di Java dan tata letaknya ditentukan dalam file XML, mirip dengan Android.

 Para developer berharap ke depannya Huawei akan membuat Harmony OS menjadi lebih familier bagi developer aplikasi Android untuk meminimalkan hambatan dalam bermigrasi ke OS baru dan ekosistem yang menyertainya.

 

Screenshot tampilan Harmony OS. Foto: XDA Developer
Learn more »

Fakta-fakta Harmony OS, Penjegal Android Andalan Huawei

Huawei segera meluncurkan smartphone dengan sistem operasi Harmony OS sebagai alternatif Android. 

Wajar, sanksi Amerika Serikat membuat mereka tak leluasa memakai Android dan tak boleh menyematkan aplikasi Google. 

 

 

Berikut beberapa fakta menarik Harmony OS seperti dihimpun dari berbagai sumber.

 

Apa Itu Harmony OS?

 

Harmony atau di China disebut sebagai Hongmeng, adalah sistem operasi yang sudah dikembangkan Huawei sejak tahun 2012. 

Kala itu, grup kecil eksekutif top Huawei yang dikomandoi sang pendiri, Ren Zhengfei, mendiskusikan bagaimana mereka bisa menurunkan ketergantungan pada Android.

"Kami sudah mempersiapkan sistem operasi sendiri," jawab Richard Yu beberapa waktu silam. 

"Jika nantinya kami tak lagi bisa memakai sistem-sistem tersebut, kami akan siap. Itulah rencana B kami. Tapi tentu saja kami lebih suka bekerja dengan ekosistem Google dan Microsoft."

Prediksi mereka ternyata benar adanya. Pada bulan Mei tahun silam, Huawei kehilangan akses pada aplikasi Google dan versi resmi Android, menyusul sanksi yang ditimpakan pada mereka oleh AS.

Tidak seperti Google dan Apple yang menggunakan OS berbeda untuk tipe produk elektronik berbeda, Harmony OS bisa dipakai di banyak perangkat. 

Gadget pertama yang meluncur dengan Harmony OS adalah layar pintar besutan Honor, anak usaha Huawei, yang rilis Agustus silam.

Nantinya selain smartphone, Harmony OS rencananya juga dibenamkan di wearable pintar, speaker, earphone, sampai kacamata virtual reality. 

Huawei ingin Harmony menjadi sistem operasi paling maju untuk smartphone masa depan serta aplikasi Internet of Things (IoT).

 

Apa Arti Nama Hongmeng?

 

Seperti telah disebutkan, nama Harmony OS di China adalah Hongmeng yang ternyata ada artinya. 

Hongmeng OS merupakan karakter dari mitologi China yang menyimbolkan kekacauan di masa silam, dunia sebelum masa penciptaan.

Kata itu punya arti khusus, yaitu membebaskan diri dari kekacauan dan memulai sesuatu yang baru dari nol. Bukan kali ini saja Huawei memberi nama produknya berdasarkan kearifan lokal.

Kirin, prosesor andalan Huawei, berasal dari nama monster mistis Qilin. Kemudian, chip server Huawei bernama Kumpeng, adalah burung raksasa yang bertransformasi dari wujud ikan. 

Server Huawei yang bernama Taishan, berasal dari Mt Tai, gunung yang menjadi tempat religius.

 

Apakah Harmony OS Versi Lain Android?

 

Harmony OS disebutkan bisa menjalankan aplikasi Android, tapi merupakan OS yang benar-benar dibuat sendiri dari awal. "Migrasi aplikasi Android ke Harmony OS sangat mudah dan hanya butuh dua hari," klaim Richard Yu.

Salah satu perbedaan besar Harmony dan Android ada di kernel, fondasi setiap OS. 

Kernel menangani interaksi di hardware sampai menetapkan bagaimana program dieksekusi dan dioperasikan.

Nah, Android dan iOS berbasis kernel monolitik, artinya semua yang diperlukan untuk menjalankan sistem ada di dalam kernel itu. 

Adapun Harmony merupakan sistem operasi berbasis microkernel, didesain untuk berjalan di seluruh perangkat Android, istilahnya lebih modular.

Itulah yang diunggulkan Huawei, Harmony OS dapat dengan mudah diimplementasikan di berbagai perangkat. 

"Arah perkembangan masa depan sistem operasi adalah microkernel, kita perlu menyediakan OS untuk era pintar yang mencakup semua skenario," kata Yu.

 

Kapan Ponsel Harmony OS Diluncurkan?

 

Huawei mengumumkan kehadiran HarmonyOS 2.0 di acara Huawei Developer Conference 2020 pada September lalu. Sistem operasi ini siap diadopsi di ponsel dan tablet di 2021.

Raksasa teknologi asal China ini juga mengatakan HarmonyOS 2.0 versi beta akan tersedia untuk beberapa kategori perangkat, seperti jam tangan pintar dan televisi pintar, mulai 10 September 2020. Mereka juga berencana meluncurkan ponsel dengan HarmonyOS pada Desember 2020.

Sistem operasi ini tidak hanya akan digunakan di perangkat Huawei karena mereka akan menawarkannya ke vendor lain. 

Sepertinya ini adalah cara Huawei untuk menggenjot jumlah pengguna Harmony OS sekaligus mencuri pangsa pasar sistem operasi buatan Apple dan Google.

Mereka pun ingin memasukkan sebanyak mungkin aplikasi. Huawei mengatakan saat ini sudah ada 96.000 aplikasi yang bergabung dengan Huawei Mobile Services. 

Sebagai tambahan telah ada 1,8 juta pengembang yang terdaftar dengan platform tersebut.

 

Penantang Android Bertumbangan

 

Menurut biro riset IDC, 85,4% smartphone yang dikapalkan tahun 2019 menggunakan Android. Apple iOS selanjutnya berada di posisi kedua dengan persentase 14,6%.

Dominasi dua OS tersebut sudah coba ditantang di masa silam, dari Samsung Tizen, Amazon Fire OS, Microsoft Windows Phone, BlackBerry OS dan lainnya. 

Semuanya tidak berhasil dalam misi tersebut walau sebagian disokong perusahaan raksasa. Artinya, misi Harmony OS untuk menantang Android bukan sesuatu yang gampang.

Tugas penting Huawei untuk menyukseskan Harmony OS adalah menarik developer untuk membuat aplikasi sebanyak mungkin. 

Sebagus apapun OS tanpa aplikasi yang lengkap biasanya tidak memikat konsumen.

Huawei tampaknya sadar benar soal itu sehingga mereka mengundang developer domestik maupun mancanegara. 

"Kami berdedikasi memperkenalkan pekerjaan developer China ke konsumen global dengan harapan ada lebih banyak (aplikasi seperti) TikTok di masa depan," cetus Yu.

Learn more »