Feature news

Tampilkan postingan dengan label elon musk ana shivon zilis. Tampilkan semua postingan

Ini Sosok Karyawati Elon Musk yang Lahirkan Anak Kembarnya

Elon Musk diam-diam kembali dikaruniai anak. 

 

Orang terkaya di dunia ini menyambut kedatangan anak kembar bersama Shivon Zilis, seorang eksekutif di Neuralink. 

 

 

Siapa Shivon Zilis ini?

 

Zilis saat ini menjabat sebagai direktur operasi dan proyek khusus di Neuralink, startup neuroteknologi yang didirikan oleh Musk. 

 

Sebelumnya, Zilis pernah bekerja sebagai direktur proyek di Tesla, perusahaan yang juga dipimpin oleh Musk.

 

Menurut datanya di LinkedIn, Zilis mulai bekerja di Tesla dan Neuralink mulai tahun 2017. 

 

Pada tahun 2020. dia menjadi anggita direksi di OpenAI, organisasi yang mengembangkan etika kecerdasan buatan.


 

Seperti dikutip dari CNN, Zilis sebelum mengabdi di perusahaan Elon Musk pernah bekerja di perusahaan modal ventura dan juga IBM. 

 

 

Tak hanya itu, dia menjadi direksi setidaknya di dua organisasai terkait kecerdasan buatan.

 

 

Zilis diketahui sebelumnya tinggal di San Fransisco, tapi ia membeli rumah di Austin, Texas tiga bulan sebelum kelahiran anak kembarnya.

 

Selain sepak terjangnya di jagat kecerdasan teknologi, tidak banyak yang diketahui mengenai kehidupan pribadinya. 

 

Baik Zilis maupun Elon Musk belum memberikan komentar tentang berita bahwa mereka punya anak kembar sejak November 2021 atau apa status hubungan mereka.

 

Menurut laporan Insider, Musk dan Zilis pertama kali bertemu pada tahun 2016 saat ia menjabat sebagai direktur di OpenAI. 

 

 

Kabarnya, Zilis saat ini sedang dipersiapkan oleh Musk untuk memimpin Twitter setelah proses akuisisi senilai USD 44 miliar berhasil.

 

Di Twitter, Elon Musk mendadak aktif berkicau. Meski tidak secara spesifik menanggapi kabar itu, dia kembali menyinggung soal Bumi terancam oleh populasi manusia yang berkurang.

 

"Mencoba melakukan yang terbaik untuk membantu krisis kurangnya populasi. Angka kelahiran yang kolaps adalah bahaya terbesar bagi peradaban. Pegang perkataanku, hal itu benar," tulis Elon Musk.

Learn more »

Elon Musk Diam-diam Punya Anak Kembar dengan Karyawannya

Elon Musk diam-diam kembali dikaruniai anak. 

 

Orang terkaya di dunia ini menyambut kedatangan anak kembar bersama Shivon Zilis, seorang eksekutif di Neuralink.

 

 

Zilis saat ini menjabat sebagai direktur operasi dan proyek khusus di Neuralink, startup neuroteknologi yang didirikan oleh Musk. 

 

 

Sebelumnya, Zilis pernah bekerja sebagai direktur proyek di Tesla, perusahaan yang juga dipimpin oleh Musk.


 

Kabar soal kelahiran anak kembar Musk diketahui dari petisi yang didaftarkan ke pengadilan pada April 2022 untuk mengubah nama belakang anak-anaknya mengikuti nama belakang ayahnya. Sebulan kemudian, pengadilan Texas menyetujui permintaan tersebut.

 

Seperti dikutip dari Cnet, Musk dan Zilis sendiri menyambut kelahiran anak kembarnya pada November 2021. Tapi status hubungan antara Musk dan Zilis saat ini masih menjadi misteri.

 

Zilis sebelumnya tinggal di San Fransisco, tapi ia membeli rumah di Austin, Texas tiga bulan sebelum kelahiran anak kembarnya. 

 

Petisi yang diajukan ke pengadilan itu juga memuat alamat tersebut sebagai tempat tinggal untuk Musk dan Zilis.

 

Menurut laporan Insider, Musk dan Zilis pertama kali bertemu pada tahun 2016 saat ia menjabat sebagai direktur di OpenAI. 

 

Kabarnya, Zilis saat ini sedang dipersiapkan oleh Musk untuk memimpin Twitter setelah proses akuisisi senilai USD 44 miliar berhasil.

 

Dengan kelahiran anak kembarnya, Musk kini menjadi ayah untuk sembilan anak. 

 

Bersama istri pertamanya, Justine Wilson, Musk dikaruniai lima orang anak, termasuk Vivian yang belum lama ini mengumumkan identitas barunya sebagai seorang transgender dan memutuskan hubungan dengan ayahnya.

 

Musk kemudian memiliki dua anak bersama mantan kekasihnya, musisi Claire Boucher atau yang dikenal dengan nama Grimes. 

 

Kelahiran anak kembar Musk yang terbaru hanya selang beberapa minggu sebelum kelahiran anak keduanya bersama Grimes lewat ibu pengganti pada Desember 2021.


 

Musk memang merupakan salah satu sosok penting yang sering mengadvokasi pertumbuhan populasi manusia. 

 

Dalam beberapa kesempatan, ia pernah mengungkapkan kekhawatirannya akan angka kelahiran global yang terus menurun.

 

"Berbanding terbalik dengan apa yang dipikirkan banyak orang, semakin kaya seseorang, semakin sedikit anak yang mereka miliki. Saya adalah pengecualian yang langka," kata Musk dalam cuitannya di Twitter pada Mei 2022.

Learn more »

Dapat Bayi Kembar, Orang Terkaya Dunia Kini Punya 9 Anak

Elon Musk dikabarkan memiliki anak kembar lagi. Sebelumnya, Musk sudah punya 7 buah hati. 

 

Disebutkan anak kembar yang baru-baru ini terendus publik ini adalah hasil hubungan cinta dengan Shivon Zilis, seorang eksekutif di Neuralink.

 

Biasanya yang sering terekspos media adalah dua buah hati Musk dengan penyanyi Grimes yakni X Æ A-Xii dan Exa Dark Sideræl. 

 

Padahal, total ada tujuh anak Elon Musk -- menjadi sembilan ditambah si kembar yang baru lahir.

 

Anak pertama Musk adalah Nevada Alexander Musk, anak dari Justine Wilson. Namun, putra pertamanya itu meninggal dunia saat usianya baru 10 minggu.

 

Musk dan Wilson kemudian dianugerahi anak kembar dua, Griffin Musk dan Xavier Musk atau Vivian Jenna Wilson yang saat ini sudah berusia 18 tahun. 

 

Keduanya dilahirkan melalui program bayi tabung.


 

Dari program bayi tabung lagi, Justine Wilson melahirkan tiga anak kembar yang diberi nama Kai Musk, Saxon Musk dan Damian Musk di tahun 2006. 

 

Bos SpaceX itu kemudian bercerai dengan Wilson di tahun 2008 dan berbagi hak asuh kelima anaknya.

 

Dengan adanya kabar terbaru itu, bisa dibilang Elon Musk memiliki anak dengan jumlah besar. Musk berarti adalah ayah dari sembilan orang anak. Wah, keluarganya ramai ya, detikers.

 

Elon memang pernah menyatakan bahwa dia adalah orang kaya yang langka soal punya anak. 

 

 

"Berbeda dari yang banyak dipikirkan orang, semakin kaya seseorang, semakin sedikit anak mereka. 

 

 

Aku adalah perkecualian yang langka. Kebanyakan orang yang kukenal tak punya anak," sebutnya.

 

 

CEO SpaceX dan Tesla ini juga ingin orang-orang memiliki lebih banyak anak. Menurutnya angka kelahiran yang terus menurun bisa berujung pada runtuhnya peradaban.

Learn more »