Feature news

Lima Cara Alami Ini Bisa Buat Bibir Tampak Lebih Merah


Mempunyai bibir merah merona menjadi dambaan setiap wanita. Bibir merah menjadi daya tarik tersendiri. Cara instan untuk membuat bibir tampak merah merona biasanya dengan menggunakan lipstick atau pelembab bibir. Banyak hal yang membuat kemerahan bibir memudar. Seperti dampak dari merokok, penggunaan komestik yang tidak cocok dan juga pengaruh hormon esterogen.
Dikutip dari kompas health, hormon esterogen membantu proses perbaikan dan pergantian kulit. Proses ini akan membuat kulit tubuh terjada kelembabannya, begitu juga kulit pada bibir. Kurangnya kadar esterogen dapat menjadi penyebab bibir kering dan menghitam. Dilansir dari berbagai sumber, ada beberapa cara mudah yang dapat dilakukan untuk membuta bibir menjadi merah merona.
Masker minyak zaitun
Masker minyak zaitun dipercaya dapat membuat bibir tampak lebih merah. Caranya dengan mencampur beberapa tetes gula atau madu dengan minyak zaitun, lalu olehkan pada bibir dan diamkan beberapa saat. Kemudian bilas dengan air.
Mengoles madu sebelum tidur
Madu dapat mencegah bibir kering dan membuat bibir tampak lebih merah alami. Caranya dengan menggunakan madu asli ataupun madu sachet. Pastikan bibir bebas dari lipstick, kemudian oleskan madu pada bibir secara merata. Lakukan secara rutin setiap malam sebelum tidur.
Pasta ubi merah
Pasta ubi merah dipercaya dapat membuat bibir kemerahan secara alami dan cepat prosesnya. Caranya cukup haluskan ubi merah hingga bertekstur seperti pasta gigi kemudian oleskan pada bibir. Diamkan selama setengah jam, lalu basuh bibir dengan air.
Memijat bibir
Memijat bibir dapat membantu proses pergantian kulit kering pada bibir yang menjadi penyebab bibir menghitam. Selain itu memijat bibir juga dapat mengurangi garis halus dan kerutan pada bibir. Caranya mudah pijat bibir dengan telunjuk menggunakan minyak kelapa setiap hari secara rutin.
Menggunakan pasta gigi
Tenyata floride yang terkandung dalam pasta gigi dapat membuat bibir tampak lebih merah merona. Caranya mudah, cukup dengan mengoleskan pasta gigi pada bibir dimalam hari. Kemudian diamkan selama 3-5 menit basuh dengan air hangat setelahnya.
Itulah beberapa cara alami  yang dapat dilakukan untuk membuat bibir tampak lebih merah. Selamat mencobanya Dreamers!
Learn more »

Antisipasi 'Hati yang Luka' di PC & Android

Ibaratnya dua partai politik yang senang berbalas puisi, pengguna Microsoft Windows sering menjadi sindiran pengguna OS lain karena sering menjadi sasaran utama malware dan eksploitasi celah keamanan. 

Namun kelihatannya hukum karma berlaku, bug Heartbleed yang dipublikasikan awal April 2014 menggemparkan komunitas open source dan mayoritas OS open source yang menggunakan OpenSSL mengalami kerentanan atas bug tersebut. 

Di sini terlihat bahwa sebenarnya sekuriti bukan ditentukan oleh apa produk/merek OS yang Anda pakai. Pada prinsipnya semua produk ciptaan manusia tidak ada yang sempurna sehingga penggunanya harus selalu waspada. 

Kalau di dunia PC, OS komputer Microsoft Windows adalah rajanya seperti Android yang merajai dunia smartphone, maka OpenSSL dapat dikatakan sebagai raja di dunia pengamanan koneksi dan digunakan oleh lebih dari 2/3 webserver dunia (Apache dan Nginx). 

Selain itu, OpenSSL juga banyak digunakan oleh pembuat aplikasi khususnya aplikasi yang membutuhkan pengamanan akses kredensial seperti security appliances dan router. Seperti beberapa jenis produk hardware Cisco dan Juniper ternyata juga mengadopsi OpenSSL dalam perangkatnya. 

Kabar buruknya, eksploitasi terhadap bug hearbleed tidak meninggalkan jejak. Berbeda dengan aksi peretasan webserver dimana aktivitas dan informasi IP peretas akan disimpan dalam file log yang bisa membantu analisa dan pelacakan aksi yang dilakukan peretas, eksploitasi terhadap heartbleed tidak meninggalkan jejak atau sesuatu yang abnormal di log server.

Bug Heartbleed

Untuk Anda yang awam dengan istilah komputer, bug bukanlah virus atau malware. Bug adalah kesalahan atau cacat dalam program yang mengakibatkan program berjalan tidak seperti yang diharapkan atau menjadi berperilaku tidak wajar. 

Tidak semua bug memberikan dampak buruk atau kerugian besar. Beberapa bug memberikan dampak ringan dan tidak terlalu mengganggu dan terkadang tidak terdeteksi dalam jangka waktu yang lama. 

Bug yang lain memberikan dampak lebih besar seperti mengakibatkan program crash/hang atau BSoD (Blue Screen of Death). Yang paling berbahaya adalah bug yang mengakibatkan celah sekuriti atau security bug seperti Heartbleed bug ini. 

Heartbleed bug adalah bug (cacat program) yang terkandung di dalam Heartbeat. Heartbeat adalah ekstensi (program pendukung) bagi OpenSSL. 

OpenSSL adalah protokol pengamanan otentikasi open source yang paling banyak digunakan oleh penyedia layanan di internet dunia yang membutuhkan pengamanan kriptografi otentikasi.

Dinamakan Heartbleed karena terkandung di dalam ekstensi Heartbeat dari TLS/DTLS (Transport Layer Security Protocol) dengan identifikasi CVE-2014-0160 yang informasi resminya bisa diakses dari https://web.nvd.nist.gov/view/vuln/detail?vulnId=CVE-2014-0160. 

Heartbleed pada OpenSSL mengakibatkan bocornya informasi penting yang seharusnya terlindungi oleh enkripsi SSL/TLS yang selama ini digunakan untuk melindungi privasi dan pengamanan komunikasi pada aplikasi internet seperti web, email, instant messaging dan VPN.

Heartbleed memungkinkan siapapun di internet membaca memori sistem yang menggunakan versi OpenSSL yang mengandung bug ini, lebih tepatnya lagi Heartbleed secara sukarela memberikan informasi SSL yang tadinya terenkripsi dan setelah didekripsi lalu diberikan kepada komputer yang mengeksploitasi bug ini (Terimakasih kepada bung Hais Wahyu atas informasi teknis Heartbleed). 

Hal ini memungkinkan kriminal untuk mencuri dengar, mengambil data dari server atau pengguna layanan atau menyaru sebagai layanan palsu atau pengguna layanan palsu. Data yang rentan bocor adalah terutama (namun tidak hanya terbatas pada) kunci rahasia pengamanan enkripsi SSL dan kredensial.

Adapun versi OpenSSL yang rentan adalah OpenSSL 1.0.1 – 1.0.1f. OpenSSL 1.0.0 dan 0.9.8 tidak rentan. OpenSSL 1.0.1g merupakan versi update menambal celah keamanan tersebut. Sedangkan OS Opensource yang terkait celah keamanan ini adalah:
• Debian Wheezy
• Ubuntu 12.04.4 LTS
• CentOS 6.5
• Fedora 18
• OpenBSD 5.3
• FreeBBSD 10.0
• NetBSD 5.0.2
• OpenSUSE 12.2

Selain OS open source di atas, aplikasi yang menggunakan OpenSSL yang rentan juga perlu melakukan update seperti IPCop, LibreOffice, LogMeIn dan beberapa versi software sekuriti dan aplikasi McAfee. Selain itu, beberapa layanan game seperti Minecraft, Wargaming, League of Legends dan Steam juga memanfaatkan OpenSSL.

Mendeteksi Heartbeat

Jika Anda ingin mendeteksi apakah suatu situs mengandung bug heartbleed, saat ini sudah banyak beredar ekstensi yang bisa diinstalkan pada Firefox atau google Chrome. Namun salah satu sumber utama untuk mendeteksi Heartbleed dibuat oleh Filippo Valsorda yang bisa anda akses dari https://filippo.io/Heartbleed/ (lihat gambar a)


Gambar a: Situs pengecekan bug heartbleed.

Sedangkan untuk peramban Firefox dan Google Chrome sudah bermunculan banyak Add Ons (Firefox) seperti FXBleed dan Extension (Chrome) Chromebleed yang secara otomatis akan mengecek kerentanan Heartbleed dari server situs yang Anda kunjungi. 

Perlu menjadi catatan pada gambar di bawah kalau pesan 'Connection Refused' berarti port OpenSSL 443 yang dicek tidak memberikan tanggapan, bisa saja diblokir oleh IPS/IDS atau memang tidak aktif. Hal ini tidak berarti server yang anda kunjungi mengandung kelemahan atau tidak mengandung kelemahan OpenSSL.

Heartbleed di Android

Bagi Anda pengguna smartphone, secara OS para pengguna iPhone dan Windows Phone boleh membusungkan dada karena kedua OS ini tidak menggunakan OpenSSL. 

Sedangkan untuk Android, menurut rilis resmi dari Google hanya Android versi 4.1.1 Jelly Bean yang mengandung celah keamanan ini. Namun Anda jangan langsung percaya dengan apa yang dikatakan oleh vendor dan harus melakukan crosscheck.

Menurut pengamatan Vaksincom, beberapa smartphone dengan OS Kitkat dari beberapa vendor yang melakukan perubahan pada settingan OS Kitkat ternyata mengaktifkan Heartbeat dan otomatis OS Kitkat dengan ekstensi Heartbeat yang diaktifkan mengandung bug Heartbleed ini.

Kabar buruknya, sekalipun OS smartphone Anda sudah aman dari heartbeat, namun jika Anda menggunakan apps (aplikasi) yang menggunakan OpenSSL yang mengandung bug Heartbleed, maka otomatis perangkat anda juga terancam mengalami kerugian atas eksploitasi bug Heartbleed ini.

Untuk memastikan apakah perangkat Anda aman dari Heartbleed Anda bisa mencoba apps dengan nama Bluebox Heartbleed Scanner dari Play Store. (lihat gambar b) 


Gambar b: Bluebox Heartbleed Scanner

Bluebox Haertbleed scanner tidak saja memeriksa apakah perangkat smartphone Anda mengandung bug Heartbleed, namun juga memeriksa semua aplikasi yang terinstal pada smartphone, apakah mengandung bug Heartbleed atau tidak? (lihat gambar c dan d) 

Perlu Anda perhatikan dan menjadi catatan penting adalah sekalipun Anda menggunakan versi OpenSSL yang rentan, namun menonaktifkan Heartbeat maka perangkat Anda tidak mengandung kerentanan Heartbleed (lihat gambar c). 

Namun kesalahan setting sedikit saja yang mengaktifkan Heatbeat pada versi OpenSSL yang sama langsung menyebabkan perangkat Anda mengandung kelemahan Heartbleed (lihat gambar d).

Karena itu Vaksincom menyarankan Anda untuk selalu menggunakan versi terbaru dari apps dan segera melakukan update atas apps yang digunakan jika tersedia.


Gambar c: Perangkat ini tidak mengadung kerentanan Heartbleed meskipun menggunakan OpenSSL 1.0.1e karena Heartbeats dinonaktifkan.


Gambar d: Perangkat ini sama-sama menggunakan OpenSSL 1.0.0e yang rentan seperti gambar d di atas. Namun memiliki kerentanan eksploitasi Hearbleed karena ekstensi heartbeats diaktifkan.

Jika khawatir bahwa aplikasi yang Anda gunakan mengandung kerentanan dan untuk memastikan kredensial Anda telah diganti seiring dengan versi OpenSSL di server penyedia layanan yang telah diupdate anda dapat melakukan hal ini :
1. Logout dari apps yang Anda gunakan.
2. Tunggu 3 menit.
3. Login kembali.

Dengan cara ini, secara tidak langsung Anda melakukan penggantian token sekuriti yang secara otomatis akan ikut berganti jika OpenSSL di server layanan apps Anda telah diupdate. Tetapi ingat, pastikan lakukan hal ini hanya setelah OpenSSL yang rentan telah diupgrade ke versi 1.0.0.g. Jika ragu silakan hubungi penyedia apps Anda.
Learn more »

Heartbleed, Hati yang Luka Akibat Suka Curhat

Kalau Anda boleh memilih teman, apakah akan memilih teman yang banyak cerita dan ramah dibandingkan dengan teman yang kerjanya diam saja dan kalau ditanya ia hanya akan menjawab secukupnya. Tidak pernah memberikan informasi lebih dari yang diminta. 

Kemungkinan besar banyak yang akan memilih teman yang ramah, banyak cerita tanpa diminta. Ditanya sedikit, dia langsung cerita banyak, apalagi kalau dapat teman yang sukanya curhat, tidak ditanya pun dia akan nyerocos menceritakan tentang dirinya dan masalah yang dihadapinya. 

Kira-kira hal inilah yang terjadi dalam kasus heartbleed, dimana server komputer yang seharusnya memberikan informasi secukupnya, karena adanya cacat pemrograman dia jadi curhat dan memberikan informasi lebih dari yang diminta. 

Celakanya, informasi yang dimilikinya dan menjadi sarana Curhat adalah informasi sensitif arena ia bertugas menangani pengamanan akses pengguna, maka informasi yang dibocorkannya sangat berbahaya dan berpotensi merugikan pengguna layanan server ini. Kira-kira inilah gambaran tentang heartbleed.

Heartbleed adalah bug (cacat program) yang terkandung di dalam Heartbeat. Heartbeat adalah ekstensi (program pendukung) bagi OpenSSL. OpenSSL adalah protokol pengamanan otentikasi open source yang paling banyak digunakan oleh penyedia layanan di internet yang membutuhkan pengamanan kriptografi otentikasi seperti Google, YouTube, Mine Craft, Dropbox, Wikipedia, Yahoo, Go Daddy, Facebook dan Amazon Web Service. 

Selain itu Open SSL juga banyak digunakan oleh aplikasi pihak ketiga seperti Password Manager, termasuk banyak produk hardware seperti Cisco dan Juniper.

Heartbeat berfungsi memonitor kesiapan sistem dengan cara mengirimkan 'heartbeat request' yang biasanya berisi teks yang harus dijawab oleh komputer penerima ke komputer pengirim. Karena fungsi komputer OpenSSL adalah menjaga keamanan pengakses, maka sifat yang harus dimiliki oleh OpenSSL adalah bisa menjaga rahasia dan menjawab secukupnya kalau ditanya.

Ibaratnya Anda bekerja di perusahaan yang memiliki informasi sensitif/badan intelijen dan mengetahui banyak hal rahasia, maka makin sedikit Anda bicara akan makin baik dan makin banyak Anda bicara kemungkinan anda membocorkan informasi makin besar. 

Kesalahan yang dikandung oleh Heartbleed adalah kelemahan penanganan atas pertanyaan/request ke server yang jika dirancang dengan sedemikian rupa akan menyebabkan server langsung curhat. 

Celakanya, yang dicurhatkan adalah informasi kredensial pengakses lain yang seharusnya dirahasiakan olehnya. Hal inilah yang dikhawatirkan oleh para pengamat sekuriti.

Apa yang Harus Dilakukan

Vaksincom banyak mendapatkan pertanyaan dari pengguna awam, apa yang harus dilakukan dalam mengantisipasi Heartbleed ini. Pada saat-saat awal munculnya celah keamanan ini, jujur saja sangat sedikit yang bisa dilakukan oleh pengguna jasa layanan karena celah keamanannya ada di webserver dan pengguna jasa layanan tidak memiliki akses untuk memperbaiki celah keamanan tersebut. 

Jika pengguna jasa mengganti kredensial (username/password) namun server yang mengandung celah keamanan tetap belum di-patch, sama saja dengan lagu Gito Rollies -- Sama Juga Bohong -- karena dengan mengeksploitasi celah keamanan tersebut penyerang akan dapat mengakses kredensial yang baru diubah tersebut. 

Namun, jika celah keamanan telah ditambal oleh penyedia jasa, maka disarankan Anda untuk berbondong-bondong mengganti kredensial sebagai bentuk praktek sekuriti yang baik karena setelah celah keamanan ditambal artinya kredensial yang anda ganti tidak akan bisa diakses oleh kriminal dengan eksploitasi heartbleed.

Lebih detailnya yang harus dilakukan adalah :
-. Penyedia jasa layanan (pemilik server yang mengalami kerentanan heartbleed): Menambal celah keamanan dan mengganti kunci keamanan/private key yang terkait dengan celah keamanan ini. 

Hal ini harus dilakukan oleh penyedia jasa layanan guna memastikan para pengguna jasanya selalu terlindung dari ancaman pencurian data dan penyalahgunaan akun.

-. Pengguna jasa layanan (pemilik akun): Mengganti username dan password pada layanan yang terpapar celah keamanan ini. Selain itu disarankan untuk mengganti kunci pengaman dan cookies terdahulu dari browser sebaiknya di clear.

Situs yang Rentan

Meskipun ada beberapa organisasi yang menyatakan bahwa mereka tidak berIsiko menjadi korban bug Heartbleed, baik karena celah keamanan ini tidak terdeteksi atau perusahaan tidak mendorong penggantian password karena praktek sekuriti internal yang baik. 

Namun jika akun Anda berpotensi mengalami kerugian, baik secara reputasi maupun ekonomis jika diambil alih, dalam rangka menjalankan praktek sekuriti yang baik Vaksincom menyarankan untuk melakukan tindakan preventif untuk mencegah kerugian karena bocornya kredensial Anda. 

Adapun tindakan yang harus dilakukan selain mengganti password Anda adalah mengganti sertifikat SSL yang lama dengan sertifikat baru dan kalau mungkin mengimplementasikan T-FA (Two Factor Authentication). 

Hal ini disarankan karena perusahaan pernah menggunakan OpenSSL dan eksploitasi atas bug Heartbleed ini tidak meninggalkan jejak. Adapun beberapa layanan yang perlu Anda amankan adalah sebagai berikut (data diambil dari berbagai sumber) :

Layanan yang sejauh ini diperkirakan aman dari bug Heartbleed karena tidak menggunakan OpenSSL:
• Hotmail, Outlook
• Linkedin, Slideshare
• Situs online banking dan institusi finansial
• Paypal
• Evernote

Situs dan layanan yang menggunakan OpenSSL dan mengandung resiko bug Heartbleed :
Media Sosial:
• Facebook.
• Instagram
• Tumblr
• Vine
• Pinterest
• Foursquare
• Flickr
Layanan Internet Lain:
• Google
• Yahoo
Email :
• Gmail
• Yahoo
Hosting dan Commerce :
• Amazon Web Service
• Etsy
• Go Daddy
Video, foto dan Game :
• Minecraft
• Netflix
• Youtube
• Soundcloud
Layanan Lain :
• Box
• Dropbox
• Wikipedia
• Wordpress
• Okcupid
• Github
Learn more »

Es Kopyor Sintetis


Bahan
3 gelas santan dari ½  butir kelapa
1 bungkus agar-agar putih
4 sendok makan gula pasir
½ sendok teh garam
Sirup merah
½ gelas air kelapa
Es batu

Caranya :
Masak santan bersama agar-agar, gula pasir, dan garam hingga mendidih, dan agar-agar larut. Angkat.
Masukkan satu bongkah es batu dalam wadah, beri sedikit air.
Tuang 2 sendok makan larutan agar-agar di atas bongkahan es batu, biarkan sampai agar-agar mengeras dan membentuk seperti daging kelapa muda. Angkat perlahan dan pindahkan ke wadah lain. Lakukan sampai  larutan agar-agar habis.
Penyajian: Tuang 2 sendok sirup merah dalam gelas, masukkan 4 sendok makan agar-agar kopyor. Tuangi air kelapa. Tambahkan es batu.
Learn more »

Apple Buka Banyak Lowongan Kerja untuk Kantor Mereka di Jakarta


Apple Buka Banyak Lowongan Kerja untuk Kantor Mereka di Jakarta

Indonesia adalah India berikutnya bagi Apple. Bagaimana tidak? Dari informasi salah seorang yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, Apple saat ini sedang berupaya merekrut banyak sekali pegawai untuk mengisi posisi di Indonesia.

Tidak percaya? Simak saja screenshoot berikut ini :
Setelah melalukan kroscek, benar saja, pada laman Jobs di LinkedIn, Apple memang tengah membuka banyak sekali posisi untuk kantor mereka di Indonesia nantinya.
Tanggal publikasi listing pekerjaan itu sendiri relatif baru. Semuanya berkisar antara tanggal 14 April 014 sampai hari ini, tanggal 15 April 014. Paling awal adalah posisi untuk iPhone/iPad Regional Sales Manager (iRSM) Indonesia. Listing ini dipublikasikan tanggal 4 April 014.
Untuk posisi apa saja yang sedang dicari, akses tautan ini atau lihat screenshot di bawah ini:
Ketika mengakses lebih lanjut terkait cara mengirimkan lamaran kerja ke sana, secara otomatis, kamu akan dibawa ke laman pekerjaan di situs resmi Apple. Alih-alih kita masuk ke dalam laman resmi daftar pekerjaan untuk Apple Indonesia, kita malah terlempar ke laman pekerjaan regional US. Dari informasi di sana sendiri sepertinya bagi para pelamar yang terpilih, akan lebih dulu ditempatkan di Singapura.
Ironis, Apple belum mengaktifkan laman pekerjaan untuk regional khusus Indonesia. Hal ini membuat saya agak bertanya-tanya apa maksud Apple membuka rekrutmen lebih dulu melalui laman LinkedIn?
Mungkinkah Apple ingin melakukan rekrutmen ini secara diam-diam? Tidak tahu, namun yang pasti, tirai invasi Apple terhadap Indonesia mulai kelihatan.
Learn more »

Tim Terbaik Piala Dunia: Uni Soviet 1962


Brasil vs Uni Soviet di Piala Dunia 1958. (AFP)
Tahun 1960-an dalam dunia sepak bola dapat dikatakan sebagai peralihan tim terkuat dunia dari Hongaria ke Brasil. Ketika revolusi Hongaria pecah tahun 1956, pengaruhnya tehadap sepak bola cukup besar, di antaranya menyebabkan eksodus pemain-pemain tim nasional mereka, termasuk andalan utama Ferenc Puskas ke Spanyol. Prestasi The Mighty Magyars pun menurun drastis setelah itu.
Penguasa sepak bola pun beralih ke benua Amerika, yaitu Brasil. Akhir dekade 50-an, tepatnya pada Piala Dunia 1958 di Swedia menjadi saksi kelahiran negara raksasa sepak bola baru. Dimotori bintang muda Pele, Brasil memenangi Piala Dunia pertama mereka dengan mengalahkan tuan rumah Swedia. Gelar ini sekaligus menghapus duka tragedi Maracanazo, sebuah cerita kelam final Piala Dunia tahun 1950 di mana Brasil di depan 200 ribu pendukungnya di Stadion Maracana dipaksa menyerah oleh Uruguay.
Tim yang mengandalkan poros Djalma Santos, Didi, Vava, Garrincha dan Pele ini kemudian mempertahankan gelar mereka empat tahun kemudian di Cile. Meski tanpa Pele yang cedera nyaris sepanjang turnamen, Amarildo yang menggantikannya mampu tampil cemerlang, juga Garrincha yang akhirnya keluar sebagai pemain terbaik.
Namun di luar tim Samba tersebut, terdapat pesaing-pesaing dari Eropa yang kekuatannya mendekati seperti Cekoslovakia yang dihadapi Brasil dalam final Piala Dunia 1962, atau yang menjadi fokus pembahasan kali ini: Uni Soviet. Tim nasional Uni Soviet tahun 1950 hingga 1960-an memang dikenal sebagai salah satu yang terkuat di dunia saat itu.
Negara ini mulai memperlihatkan potensi besarnya di dunia sepak bola tahun 50-an. Ketika itu, mereka berhasil meraih medali emas cabang sepak bola yang berlangsung di Melbourne, Australia. Dalam perjalanan merebut medali emas, tim yang dilatih Gavriil Kachalin ini sempat ditahan imbang tanpa gol oleh Indonesia pada babak perempat final sebelum kemudian menang telak 4-0 dalam partai ulangan. (Hingga saat ini, hasil fenomenal 0-0 melawan salah satu tim terkuat di dunia tersebut masih kerap dibicarakan oleh insan sepak bola Indonesia sebagai sebuah pencapaian besar.)
Aksi kiper Lev Yashin di Piala Dunia 1958. (AFP)
Pelatih Kachalin sempat mundur dari jabatannya tahun 1958, namun tahun 1960 ia kembali menangani tim Red Army. Hasilnya luar biasa karena Uni Soviet kemudian menjuarai turnamen Piala Eropa pertama tahun 1960 tersebut. Hasil ini membawa optimisme dalam perjalanan mereka di Piala Dunia 1962. Berada satu grup dengan Kolombia, Yugoslavia dan Uruguay, penampilan Uni Soviet cukup meyakinkan dengan merebut dua kemenangan atas Yugoslavia dan Uruguay. Kiprah mereka kemudian baru terhenti di tangan tuan rumah Cile pada babak perempat final.
Uni Soviet di Piala Eropa 1960 (UEFA)
Seakan mempertegas kehebatan, penampilan gemilang Uni Soviet ini tidak berhenti di Piala Dunia 1962 saja. Tahun 1964, mereka berhasil menduduki posisi kedua Piala Eropa, dan tahun 1966 berhasil menduduki peringkat ke-4 Piala Dunia yang berlangsung di Inggris.
Eduard Streltsov, Pele dari Rusia
Ada dua hal yang cukup mengganjal dari kekalahan di Piala Dunia 1962, yang pertama adalah mengenai kiper Lev Yashin. Pada Piala Dunia tersebut, penampilan kiper yang dianggap terbaik di dunia sepanjang masa ini kurang meyakinkan lantaran ia memang bermain dalam kondisi cedera. Hal kedua, dan yang dinilai cukup berpengaruh besar adalah ketidakhadiran seorang pemain hebat bernama Eduard Streltsov.
Eduard Streltsov (Wikipedia)Mungkin nama ini cukup asing di kalangan penggemar sepak bola, sebuah ironi mengingat kemampuannya mengolah si kulit bundar amatlah mumpuni. Oleh banyak pengamat, Streltsov dijuluki Pele dari Rusia karena kelihaiannya menggiring bola dan mencetak gol.
Pemain kelahiran 1937 ini telah mencuri perhatian sejak kiprahnya pada Olimpiade 1956 yang berbuah medali emas. Kemampuannya pun diakui dengan menduduki posisi 13 dalam penghargaan prestisius Ballon d’Or pada tahun yang sama, lalu posisinya meningkat ke peringkat 7 setahun berselang, menggambarkan bahwa ia adalah pemain kelas dunia saat itu.
Streltsov masih berusia 21 tahun saat Piala Dunia 1958 berlangsung, dan semestinya ia bahu membahu bersama Igor Netto dan kawan-kawan di lapangan. Jika saja Sterltsov bermain, maka kemungkinan besar ia menjadi lawan yang seimbang dari Pele. Namun kenyataannya, Sterltsov harus mendekam di penjara atas tuduhan pemerkosaan.
Banyak yang meyakini Streltsov dijebak dalam sebuah permainan politik tingkat tinggi yang sampai melibatkan perdana menteri saat itu, Nikita Krushchev. Jonathan Wilson dalam bukunya yang berjudul Behind The Curtain menceritakan kisah yang amat lengkap, yang pada intinya adalah Streltsov dijebak lantaran menolak perjodohan dengan salah seorang putri dari menteri sekaligus anggota politburo yang dekat dengan Krushchev.
Prestasi hebat Streltsov di usia yang masih amat muda berpadu dengan kegemarannya berpesta dan berhubungan dengan wanita. Diceritakan bahwa dengan menggunakan seorang wanita bernama Maria Lebedeva yang ditemuinya di sebuah pesta undangan, Streltsov bersama dua rekannya yaitu Boris Tatushin dan Mikhail Ogonkov dijebak sehingga polisi menangkap mereka bertiga.
Streltsov kemudian dipaksa mengakui perbuatan (yang belum tentu dilakukannya) itu jika ia ingin mengikuti Piala Dunia. Kenyataannya, hal itu tidak terjadi. Streltsov malah harus menjalani hukuman di penjara Gulag selama 12 tahun, yang akhirnya menghilangkan kesempatannya mengikuti Piala Dunia 1958 dan 1962 di mana saat itu ia berada dalam usia emas pesepakbola.
Streltsov kemudian dibebaskan tahun 1963, setelah menjalani 5 dari 12 tahun masa hukuman. Pasca bebas, Streltsov kembali bermain sepak bola, namun di level amatir dalam kompetisi antar pabrik. Lima tahun tidak bermain di laga kompetitif memang menghilangkan sedikit kecepatan dan kekuatannya, namun tetap saja Streltsov masih terlalu tangguh bagi lawan-lawannya. Hal ini kemudian membawanya kembali ke kancah sepak bola profesional. Torpedo Moscow, mantan klubnya sebelum dipenjara menariknya kembali tahun 1965.
Streltsov tidak mampu menyamai level permainannya seperti sebelum ia dipenjara. Namun ia masih mampu beberapa kali terpilih memperkuat tim nasional, meskipun ia kemudian tidak dipanggil memperkuat negaranya pada Piala Dunia 1966 dan Piala Eropa tahun 1968. Streltsov kemudian melanjutkan karirnya bersama Torpedo Moscow yang juga menjadi satu-satunya klub yang pernah diperkuatnya, di mana ia sempat memberikan sebuah gelar juara liga Soviet dan sebuah Piala Soviet. Ia pun meraih penghargaan individual berupa pemain terbaik Soviet tahun 1967 dan 1968.
Tahun 1970 saat berusia 33 tahun adalah saat terakhirnya dalam bermain sepak bola. Ia meninggal dunia tahun 1990 akibat penyakit kanker tenggorokan. Enam tahun setelah kematiannya, klub Torpedo Moscow mengabadikan namanya menjadi nama stadion klub. Melihat pengakuan tinggi akan kemampuannya, memang tidak salah jika tim nasional Uni Soviet akan mampu berprestasi lebih baik andai diperkuat Streltsov lebih lama, mengingat tanpa pemain inipun mereka sudah cukup disegani di dunia sepak bola 1950-1960an.
Learn more »

Heartbleed Lebih Seram dari yang Dibayangkan

Teror Heartbleed tak cuma terhadap situs web publik yang rentan. Bug ini sejatinya memberikan dampak lebih besar dari itu. 

Menurut Symantec, Heartbleed memberikan dampak yang sama kepada software klien di antara kepada web klien, email klien, chat klien, FTP klien, aplikasi mobile, VPN klien dan update software. 

Singkatnya, setiap klien yang berkomunikasi melalui SSL/TLS yang menggunakan versi rentan OpenSSL sangat terbuka terhadap serangan.

Selain itu, Heartbleed mempengaruhi berbagai server lain selain server web. Ini termasuk proxy, server media, server game, server database, server chat dan server FTP. 

"Pada akhirnya, perangkat hardware tidak kebal terhadap kerentanan. Hal ini dapat mempengaruhi router, PBX dan kemungkinan beberapa perangkat yang terkoneksi dengan internet (Internet of Things)," lanjut Symantec, dalam keterangannya.

Menyerang server software dan hardware tersebut melalui kerentanan Heartbleed dilakukan dengan cara yang sama sebagai serangan ke situs-situs yang rentan. Namun serangan terhadap klien dapat terjadi dengan cara terbalik.

Biasanya, imbuh Symantec, eksploitasi Heartbleed telah digambarkan sebagai penyerangan klien dengan mengirim pesan berbahaya Heartbeat (ekstensi/program pendukung bagi Open SSL) ke server yang rentan dan server tersebut mengekspos data pribadi.

Namun kebalikannya juga benar. Satu klien yang rentan dapat terhubung ke server, dan server itu sendiri dapat mengirim pesan Heartbeat berbahaya ke klien tersebut. Klien kemudian akan merespons dengan data tambahan yang ditemukan dalam memori, yang berpotensi mengekspos kredensial dan data pribadi lainnya.


Gambar a: Bagaimana klien yang rentan diserang, yang pada dasarnya adalah kebalikan dari serangan pada server.

Untungnya, saat klien sedang rentan, kemungkinan sulit untuk mengeksploitasi mereka dalam situasi sesungguhnya. Dua vektor utama serangan memerintahkan klien untuk mengunjungi server SSL/TLS yang berbahaya atau membajak koneksi melalui kelemahan yang tidak ada kaitannya. Keduanya memberikan komplikasi tambahan untuk penyerang.

Mengarahkan Klien ke Server Berbahaya

Menurut Symantec, contoh paling sederhana tentang bagaimana klien mungkin tereksploitasi adalah seperti web browser yang rentan. Hanya perlu meyakinkan korban untuk mengunjungi URL berbahaya agar server penyerang bisa mendapatkan akses ke memori browser web klien. Hal ini memberikan risiko kepada konten seperti di sesi cookies sebelumnya, website yang dikunjungi, form data dan kredensial otentifikasi.

"Kebanyakan dari web browser populer tidak menggunakan OpenSSL, tapi NSS libraries (Network Security Services), yang tidak rentan terhadap Heartbleed. Namun banyak klien web baris perintah menggunakan OpenSSL (misalnya wget & curl)," kata Symantec.

Kebutuhan penyerang untuk mengelabui pengguna agar mengunjungi sebuah situs berbahaya mungkin dapat mengurangi beberapa risiko, tetapi ini tidak harus.

"Bayangkan layanan terjemahan bahasa online dimana Anda memberikan layanan otomatis dengan URL ke halaman dalam bahasa Perancis dan layanan tersebut akan menerjemahkan konten ke dalam bahasa Inggris," tambahnya.

Di belakang layar, layanan ini mengambil isi dari halaman berbahasa Perancis tersebut menggunakan klien back-end mereka sendiri.

"Jika Anda memberikan URL server berbahaya, klien back-end ini dapat diekploitasi dan penyerang dapat mengambil informasi-informasi penting seperti kode atau kredensial dari layanan penerjemahan tersebut," Symantec menjelaskan.

Membajak Koneksi

Menurut Symantec, mengarahkan klien ke server berbahaya seperti yang diungkapkan di atas mengharuskan klien diarahkan untuk mengunjungi server acak. Namun banyak klien hanya dapat menghubungi preset, hardcoded domain. 

Dalam kasus ini, klien masih dapat dieksploitasi. Pada jaringan bersama terbuka seperti jaringan WiFi publik, trafik dapat terlihat dan diubah oleh orang lain, yang memungkinkan penyerang untuk mengarahkan kembali klien yang rentan. 

Biasanya, SSL/TLS (misalnya HTTPS, web browsing terenkripsi) adalah salah satu solusi untuk masalah ini, karena enkripsi mencegah penyadapan dan pengarahan kembali. Namun seseorang dapat mengirim pesan Heartbeat berbahaya sebelum sesi SSL/TLS sepenuhnya terbentuk.

Seorang penyerang dapat bergabung dengan jaringan publik dan menyadap calon korban. Ketika calon korban menggunakan klien yang rentan untuk membentuk koneksi SSL/TLS dengan server yang sah, penyerang kemudian mengarahkan kembali koneksi ke server yang berbahaya.

Sebelum koneksi SSL/TLS sepenuhnya terbentuk dan memiliki kesempatan untuk memblokir setiap pengarahan kembali, penyerang dapat mengirim pesan Heartbeat berbahaya untuk mengekstraksi konten dari memori komputer korban. Hal ini bisa meliputi data pribadi seperti kredensial otentifikasi.

Gambar b: Bagaimana seorang penyerang dapat membajak dan mengarahkan kembali klien yang rentan ke jaringan bersama yang terbuka.
Learn more »

Amazon Bakal Rilis Smartphone Berteknologi Hologram 3D


Amazone akan mengumumkan kehadiran smartphone dengan merek sendiri pada bulan Juni. Perangkat ini diharapkan dapat mulai dikapalkan pada September.
Laporan yang dikutip dari The Verge,  mengungkapkan aktivitas Amazon yang sedang memamerkan  prototipe awal kepada para pengembang di San Francisco dan Seattle beberapa waktu lalu. Produk terbaru ini memiliki kemampuan menampilkan konten 3D yang dapat dilihat tanpa memerlukan kaca mata khusus.
Dalam perangkat ini juga akan ditanamkan teknologi retina-tracking pada empat kamera muka untuk menghasilkan efek 3D seperti hologram. Adapun paten untuk sistem ini telah diumumkan Amazon pada tahun lalu.
Raksasa peritel online ini kerap dirumorkan tengah mengembangkan perangkat mobile sendiri selama bertahun-tahun. Kini rumor tersebut hampir mendekati kenyataan dalam waktu dekat. Ancar-ancar telah dilakukan dengan merilis app store untuk sistem operasi Android di tahun 2011. Toko Amazon ini menyediakan sekitar 200.000 aplikasi.
Amazon baru saja berkiprah di bisnis set-top box untuk menyaingi pemimpin pasar seperti Apple TV dan Roku. Sekarang Perusahaan siap bersaing langsung dengan raksasa mapan di pasar smartphone seperti Apple dan Samsung. Pengumuman ini tentu saja mendatangkan pertanyaan besar dari para pengamat dan analis mulai dari strategi penjualan hingga harga perangkat.
Learn more »

Siapkan Galaxy S5 Active, Samsung bakal Benamkan 277 Aplikasi


Seperti halnya Galaxy S4, ponsel jagoan terbaru Samsung yakni Galaxy S5 kabarnya juga akan memiliki sejumlah varian, Salah satu yang santer terdengar adalah Galaxy S5 Active. Tak hanya menyodorkan ketangguhan, konon Samsung bakal membenamkan ratusan aplikasi di dalamnya.

Mengikuti pendahulunya, Galaxy S5 Active disinyalir menonjolkan ketangguhan yang dimilikinya. Bila Galaxy S5 versi standar telah memiliki sertifikasi IP67 yang berarti tahan direndam di kedalaman air hingga 1 meter selama 30 menit, maka Galaxy S5 Active memiliki sertifikasi yang lebih tinggi lagi yakni IP68.

Tak sekedar tahan terhadap hempasan debu, artinya Galaxy S5 Active sanggup berada di kedalaman air hingga 1,5 meter dengan waktu mencapai 1,5 jam.

Namun kemungkinan tak cuma ketangguhannya yang jadi kelebihan, berdasarkan bocoran yang dibeberkan pemilik akun @evleaks, seperti dikutip dari Phone Arena, calon ponsel tangguh Samsung ini juga bakal menyodorkan 277 aplikasi bagi penggunanya.

Sayangnya dalam bocorannya tak dijelaskan aplikasi macam apa yang disodorkan Samsung. Selain itu, bisa jadi 277 aplikasi yang dimaksud juga bercampur dengan aplikasi bawaan Samsung yang jumlahnya juga lumayan banyak. 

Pun begitu, total 277 aplikasi adalah jumlah yang tidak sedikit meski bila tercampur dengan aplikasi bawaan.
Learn more »

Mengenal Asisten Digital Microsoft, Cortana


Butuh empat tahun bagi Microsoft untuk menciptakan Cortana, asisten pribadi digital serupa Siri kepunyaan Apple. Pada, 3 April 014, perusahaan itu resmi meluncurkan Cortana dalam sistem operasi Windows Phone 8.1.
Cortana memiliki misi khusus. Bagi Microsoft, Cortana adalah masa depan sistem pencarian yang direncanakan menaikkan trafik peramban Bing. Adapun fungsi umum Cortana dirancang untuk mempermudah pengguna ponsel pintar dalam berbagai keperluan, seperti berkirim pesan, membuat pengingat, bertanya ke Internet, dan lainnya.
Nama Cortana sebenarnya diambil dari karakter game Halo. Cortana dalam game itu adalah asisten artifisial yang memiliki kedekatan dengan tokoh utama, Master Chief. Hubungan yang erat itu akan diimplikasikan dalam kehidupan nyata antara Cortana dan penggunanya kelak.
"Itu adalah salah satu pertimbangan saat kami mengembangkannya secara internal. Kalian takkan dapat yang lebih baik dari Cortana," kata Marcus Ash, manajer program Microsoft yang mengembangkan Cortana.
Jen Taylor, yang juga mengisi suara Cortana dalam game, dipercaya untuk melanjutkan tugasnya. Suara Taylor akan terdengar saat pengguna melakukan tanya-jawab dengan Cortana.
Berbeda dengan aplikasi lainnya, Cortana dibuat Microsoft lebih cerdas dan santun. Dengan melihat data kontak, alarm, kalender, Facebook, dan aplikasi lainnya, Cortana akan memberikan informasi, terlepas apakah pengguna membutuhkannya atau tidak.
Meski sudah resmi diperkenalkan, fitur ini baru akan resmi meluncur dalam ponsel Windows di Amerika, Inggris, dan Cina pada pertengahan 2014 ini. Sedangkan di negara lain Cortana baru tersedia pada 2015.
Learn more »