Facebook berencana memperluas jangkauan sistem pembayaran mereka, Facebook Pay, yang belum lama ini baru diluncurkan.
WhatsApp dan Instagram pun jadi bidikan perusahaan di masa mendatang.
Facebook Pay sendiri baru tersedia di Facebook dan Messenger yang di mana para pengguna di Amerika Serikat sudah bisa menjajalnya.
WhatsApp dan Instagram yang tak lain adalah perusahaan dari grup Facebook ini juga tak ingin disia-siakan begitu saja.
"Orang-orang sudah menggunakan pembayaran di seluruh aplikasi kami untuk
berbelanja, menyumbang, dan transfer uang.
Facebook Pay akan membuat
transaksi ini lebih mudah sambil terus memastikan informasi pembayaran
Anda aman dan terlindungi," kata Deborah Liu, Vice Presiden of
Marketplace and Commerce dikutip dari Cnet.
Dengan
menjangkau pengguna WhatsApp dan Instagram, Facebook tampak ingin
menyatukan seluruh platform milik mereka dalam satu pembayaran, yaitu
Facebook Pay.
Selain itu juga, upaya ini dilakukan guna mendekatkan satu
sama lain.
Adapun langkah perusahaan besutan Mark Zuckerberg itu dengan memperluas pembayaran di jejaring sosial miliknya, seperti ditulis Cnet, karena dihadapi kritikan soal privasi 2,5 miliar penggunannya.
Sementara itu, rencana Facebook meluncurkan mata uang digital bernama
Libra tahun depan tidak berjalan mulus karena banyak yang
mengkritisinya.
Meski begitu, belum diketahui pasti, kapan
Facebook merealisasikan Facebook Pay ini dapat digunakan lintas
platform, mulai dari Facebook, Messenger, Instagram, maupun WhatsApp.
Diketahui,
Facebook Pay di tidak akan menarik biaya admin jika untuk mengirim atau
menerima uang dari teman, kerabat ataupun keluarga.
Facebook Pay dapat
dimanfaatkan untuk transaksi seperti membeli game, tiket, donasi online,
hingga membeli produk.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar