WhatsApp
layanan kirim pesan online sepertinya menjadi aplikasi wajib untuk
diinstal di setiap smartphone, tak heran jika layanan milik Facebook
menjadi paling populer di dunia dengan penggunanya mencapai miliaran.
Tentu
hal ini membuat WhatsApp harus sering memberikan inovasi-inovasi baru
untuk fitur di dalamnya yang memudahkan dan bikin asyik berkomunikasi.
Beragam
fitur-fitur anyar yang memudahkan pengguna berkomunikasi tak hanya
berkirim teks namun juga video, audio, bahkan WhatsApp juga memiliki
media sosial yang bisa update status seperti di Instagram.
Namun dari banyaknya fitur yang dimiliki WhatsApp, tentu ada beberpa
fitur yang bikin penggunanya jengkel dan sebal, bahkan sampai ada yang
mencari-cari cara dengan aplikasi ketiga untuk bisa menghilangkan fitur
tersebut.
Berikut fitur-fitur yang dirangkum, mungkin kamu salah satunya yang tak suka dengan fitur ini.
Diluncurkan pada tahun 2017
fitur Live Location ini ternyata ada sisi negatif dan positifnya.
Positifnya pengguna bisa memantau lokasi secara real time untuk
mengawasi orang-orang yang disayangi.
Atau Bisa juga berguna
untuk mengarahkan orang ke tempat tertentu, misalnya menuju suatu
alamat. Jika misalnya dia nyasar, langsung bisa diarahkan ke jalan yang
benar jika lokasinya dibagikan secara live.
Nah, negatifnya banyak yang mengaganggap fitur ini mengganggu privasi dan membuat pengguna merasa dimata-matai.
"Bukannya
kita mau selingkuh atau apa, tapi fitur ini bisa membuat kita kayak
dimata-matai kan. Membuat kita merasa kurang nyaman dan privasi
terganggu," sebut pengguna yang setiap hari menggunakan WhatsApp.
"Nggak
usah diadain lah. Ini terlalu melanggar privasi. Kalau pasangan minta
misalnya kan kayak kita kurang dipercaya rasanya," sebut Tama, pemakai
WhatsApp yang lain.
4. Kunci Sidik Jari
Belum lama WhatsApp merilis
fitur keamanan yang lagi-lagi ada pro kontranya yakni sidik jari di mana
pengguna bisa mengunci WhatsApp sehingga tak perlu lagi khawatir bahwa
chatnya akan dibaca-baca oleh orang lain.
Dalam hal ini tentu
kontra datang dari pengguna yang sudah memiliki pasangan, tak sedikit
dari mereka kadang coba melihat pesan-pesan pada aplikasi WhatsApp
pasangannya tersebut. Tujuannya mungkin untuk mengetahui aktivitas apa
saja yang sedang dilakukan oleh pasangan, mulai dengan siapa ia chat dan
apa saja yang diobrolkan.
"Terlihat posesif memang, namun ada
yang menyebutkan jika pengguna tersebut sudah memiliki pasangan namun
tidak berani meninggalkan smartphone tanpa dikunci maka hubungan
tersebut tidaklah layak dipertahankan dan hal tersebut sepertinya patut
untuk dicurigai adanya perselingkuhan atau tidak," sebut Vincent
Kejitan, kolumnis teknologi di Standard Media.
Apalagi ada
pengguna yang sampai tidak mau terlepas dari ponselnya seperti
membawanya ke kamar mandi demi menutupi rahasia chat di dalam smartphone
tersebut agar tidak terbaca oleh pasangannya.
"Tak heran jika
kedatangan fitur baru dari WhatsApp ini malah bikin chit-chat
perselingkuhan jadi aman, mereka tidak perlu lagi takut untuk
meninggalkan ponsel mereka karena sudah aman terkunci oleh fitur sidik
jari dengan pilihan durasi yang diberikan WhatsApp," tambah Vincent.
Meski
tujuan WhatsApp mendatangkan fitur sidik jari ini untuk memberikan
tingkat keamanan yang ekstra dan dapat melindungi obrolan pengguna dari
peretasan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar