 |
| Foto: Tokopedia/ David Brendi |
Sejak kurang lebih dua tahun terakhir jumlah transaksi Proteksi Gadget di Tokopedia meningkat lebih dari 70 kali lipat.
Selain transaksi, jumlah pengguna ikut bertumbuh hampir 20 kali lipat.
Kenaikan
tersebut didorong oleh sederet nilai tambah yang ditawarkan seperti
perlindungan lebih terhadap produk gawai yang dibeli lewat Tokopedia
dengan premi terjangkau mulai dari Rp 46.000.
Proteksi Gadget juga
berlaku selama 12 bulan sejak barang diterima.
Salah satu
penggunanya yang juga seorang Content Creator David Brendi atau yang
dikenal dengan nama David GadgetIn mengungkapkan pandemi mendorong lebih
banyak masyarakat termasuk dirinya, untuk berbelanja berbagai kebutuhan
lewat platform digital seperti Tokopedia.
"Lewat Proteksi Gadget, saya bisa mendapatkan perlindungan lebih
terhadap gadget yang saya beli secara online dengan harga terjangkau dan
proses klaim yang sangat sederhana," ujar David dalam keterangan
tertulis.
 |
Senior Lead Fintech Tokopedia Marissa Dewi Foto: Tokopedia
Sementara itu, Senior Lead Fintech Tokopedia,
Marissa Dewi mengatakan cakupan Proteksi Gadget meliputi perlindungan
dari risiko kerusakan dan kehilangan, seperti kerusakan fisik, kerusakan
akibat terkenanya cairan yang tidak disengaja dan kehilangan akibat
adanya insiden, seperti perampokan dan/atau penodongan, penjambretan
atau pencurian. "Klaim Proteksi Gadget Tokopedia dilakukan
sepenuhnya secara digital melalui aplikasi Tokopedia. Di sisi lain,
selain bisa didapatkan dengan premi terjangkau dan memberikan
perlindungan menyeluruh, layanan tersebut juga hadir dengan berbagai
produk asuransi dengan proses klaim yang mudah,"ungkap Marissa. Selain Proteksi Gadget, Tokopedia juga memiliki berbagai Proteksi Produk
lainnya, seperti Proteksi Elektronik, Proteksi Kerusakan Total,
Proteksi Elektronik Kecantikan (seperti alat pengering rambut, catokan
rambut dan lainnya), Proteksi Ibu dan Anak, Proteksi Furniture, Proteksi
Otomotif dan masih banyak lagi. Terdapat juga Proteksi Tagihan untuk berbagai produk digital, seperti
listrik, air, internet dan lain-lain. Dengan premi mulai dari sekitar
Rp 3.000, masyarakat bisa menerima kompensasi hingga Rp500.000, jika
produk tagihan yang dibayarkan mati selama minimum 2 jam berturut-turut. Tak
hanya itu saja, pengguna bisa mendapatkan asuransi perjalanan untuk
kereta api atau pesawat, yang membantu masyarakat mendapat perlindungan
dan jaminan keselamatan pribadi dan barang bawaan selama perjalanan. Dengan premi mulai dari sekitar Rp 6.000, masyarakat bisa mendapatkan
perlindungan dari COVID-19 atau keterlambatan perjalanan. "Ke depannya, kami akan terus mengeksplorasi kebutuhan masyarakat untuk
menghadirkan inovasi digital lain yang bisa mempermudah kehidupan. Hal
ini dapat diwujudkan lewat kolaborasi dengan berbagai mitra strategis,
sebagai komitmen Tokopedia untuk #SelaluAdaSelaluBisa dalam mempermudah kehidupan masyarakat," pungkas Marissa.
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar