Pada selasa kemarin (11/8) Twitter
merilis fitur baru yakni moderasi yang memungkinkan penggunanya dapat
membatasi berapa banyak orang yang dapat membalas cuitan mereka,
memberikan pemilik akun kontrol yang lebih besar ata percakapan di
halaman mereka.
"Semua akun, termasuk milik pejabat terpilih dapat
memilih orang yang akan diizinkan untuk membalas saat membuat Tweet
baru," kata Twitter dilansir dari Reuters.
Pengguna
juga dapat memilih dari tiga kelompok yakni people, everyone, atau only
people yang di-follow dan hanya mereka yang dapat di-mention akun
tweetnya.
Fitur ini telah diuji Twitter
pada bulan Mei lalu, menambahkan bahwa semua pengguna dapat terus
menyukai dan me-retweet posting, tetapi tidak dapat membalas jika mereka
telah dikecualikan oleh si pemilik cuitan.
Fitur ini juga akan
memungkinkan pengguna Twitter melakukan percakapan yang lebih baik dan
membatasi keterpaparan mereka terhadap cuitan kekerasan ataupun
pelecehan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar