Dunia digegerkan dengan ledakan di Lebanon yang dahsyat akibat amonium nitrat.
bagaimana bahan pupuk ini bisa jadi begitu berbahaya?
Amonium
nitrat terdiri dari kation amonium (NH4) dan anion nitrat (NO3)
sehingga menjadi formula senyawa amonium nitrat (N2H4NO3).
Nah,
orang-orang terutama petani mengenal amonium nitrat sebagai pupuk.
Kalau
ini adalah bahan pupuk, kenapa bisa meledak seperti bahan bakar migas ?
Seperti diihat dari Live Science, ada rangkaian proses
kimia yang terjadi sehingga amonium nitrat bisa meledak dengan dahsyat.
Amonium nitrat dari unsur kimianya mengandung senyawa nitrogen.
Nitrogen ini memang bermanfaat untuk pertanian.
Itu sebabnya amonium
nitrat sering ditambahkan ke pupuk NPK (nitrogen phosporous potassium).
Nah,
tapi ada bahayanya nih. Amonium nitrat rentan terhadap api. Api dapat
memicu reaksi kimia yang berbahaya seperti halnya yang terjadi dengan ledakan di Lebanon.
Ketika
amonium nitrat tersulut api, sifat zat padat padanya mendadak berubah
menjadi dua jenis gas. Dengan kata lain, amonium nitrat ini meledak.
Dua gas yang ditimbulkan itu adalah nitro oksida (N2) dan uap air
(H2O).
Tahu nitro oksida? Itu lho, gas yang dipakai untuk teknologi NOS
(nitrous oxide system) yang suka dipakai di mobil balap dalam film Fast
and Furious.
Sedikit saja, bisa membuat mobil Dominic Toretto
melesat secepat kilat mengejar musuh-musuhnya.
Sekarang bayangkan kalau
yang meledak sebanyak 2.750 ton.
Tidak heran kalau dampak ledakan di Lebanon tersebut tidak main-main.
Puluhan orang tewas dan 4.000 lainnya luka-luka akibat insiden ledakan bahan kimia tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar