Mendukung pertumbuhan bisnis UMKM adalah sesuatu yang Gojek
lakukan secara konsisten.
Lona Ikawati, pemilik toko online @Moss.Ars
merupakan salah satu dari jutaan UMKM yang telah terbantu oleh solusi
digital Gojek.
Lona telah berjualan busana muslim di toko
online-nya lewat media sosial Instagram dan menggunakan aplikasi Selly
milik Gojek sebagai asisten andal dalam mengelola toko online-nya.
Lewat
keyboard canggih Selly, Lona mengatakan bisa menggunakan fitur
auto-teks untuk membalas pesan, cek ongkos kirim, dan kirim invoice
otomatis ke pelanggan.
Selain itu, ia bisa langsung memesan jasa
pengiriman langsung dalam satu aplikasi.
"Ini
sangat memudahkan saya, terlebih ketika sedang menerima pesanan yang
banyak dalam satu waktu. Dulu semua fungsi ini dikelola oleh beberapa
admin/asisten.
Namun sekarang 1 admin saya bisa mengelola semuanya lewat
1 aplikasi, sehingga pekerjaan jadi lebih mudah dan santai," ujar Lona
dalam keterangan tertulis.
"Sejak pakai Selly, rata-rata seminggu saya bisa melayani sekitar 250
pelanggan dengan lebih cepat. Saya juga bisa mengatur strategi bisnis
sesuai laporan penjualan di dashboard Selly," imbuhnya.
Aplikasi
Selly adalah salah satu dari beragam solusi inklusif dan komprehensif
yang dihadirkan super app anak bangsa tersebut untuk para pelaku UMKM.
Dalam memperingati hari Nasional UMKM tanggal 12 Agustus 2020, Gojek
luncurkan #MelajuBersamaGojek sebagai solusi inklusif dan komprehensif
bagi UMKM Indonesia untuk go-digital dan meningkatkan skala bisnis
#MelajuBersamaGojek
akan membantu UMKM lebih mudah menerapkan digitalisasi pada setiap
langkah operasional bisnis sehari-hari, mulai dari pemasaran, pemesanan
(pemrosesan order), pembayaran, pengiriman, hingga administrasi.
Inisiatif ini ditandai dengan diluncurkannya situs web
www.melajubersamagojek.com.
Selain Lona, inisiatif ini juga
disambut positif oleh para pelaku UMKM lainnya, termasuk yang baru saja
memasuki ranah online berkat solusi digital Gojek.
Malik Dhofaro,
pemilik Dhofaro Fashion Apparel, Batik Cirebon, berharap usahanya dapat
lebih dikenal oleh khalayak luas dengan terjun secara online bersama
ekosistem Gojek.
"Selaku UMKM yang bergerak di bidang fashion,
batik Cirebon, saya percaya bahwa berkecimpung dalam dunia usaha online
merupakan suatu keniscayaan, terkadang pelaku usaha tidak tahu bagaimana
memulai bisnisnya secara online, melalui website
www.melajubersamagojek.com pelaku usaha menjadi tahu langkah
mengembangkan usaha secara online," tuturnya.
Situs web
www.melajubersamagojek.com dapat diakses oleh seluruh pelaku UMKM
Nusantara, yang berskala mikro hingga besar, untuk menentukkan solusi
digital Gojek yang
cocok bagi mereka sesuai dengan skala bisnis.
Situs ini dapat membantu
UMKM menentukan solusi Gojek yang cocok untuk para pebisnis sesuai
dengan skala usahanya, baik dari pemasaran, pemesanan, pembayaran,
pengiriman, hingga administrasi.
Sebagai informasi, dukungan ke
UMKM merupakan komitmen jangka panjang Gojek.
Gojek telah membantu
jutaan mitra usaha yang mana 95% merupakan UMKM, untuk mengembangkan
usahanya secara daring melalui berbagai layanan dengan menghubungkan
mereka kepada lebih dari 170 juta pengguna aplikasi Gojek.
Co-CEO
Gojek, Andre Soelistyo mengatakan saat ini adalah masa-masa sulit bagi
jutaan UMKM yang merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia.
Sejak
awal berdiri, mendorong pertumbuhan UMKM adalah DNA Gojek, dan di
periode penuh tantangan ini pihaknya terus berupaya mengembangkan solusi
yang lengkap, inklusif, dan mudah diterapkan yang membantu UMKM
mempertahankan bisnis sekaligus mengembangkan skala usahanya
"Lewat
inisiatif inklusif dari hulu ke hilir pada #MelajuBersamaGojek,
harapannya kami bisa mempercepat transformasi UMKM dari bisnis
tradisional menjadi usaha digital sehingga UMKM dapat terus
berkontribusi positif untuk ekonomi Indonesia," ujarnya.
Riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas
Indonesia (LD FEB UI) menemukan 94% dari UMKM yang beralih go digital
dan bergabung ke dalam ekosistem Gojek di tengah pandemi adalah usaha mikro dan hampir setengahnya (43%) adalah pengusaha pemula.
"Sangatlah
penting bagi UMKM konvensional untuk bertransformasi menjadi usaha
digital agar mereka bisa beradaptasi sesuai perubahan perilaku konsumen
yang kini lebih banyak menggunakan platform digital untuk memenuhi
segala kebutuhan," tutup Andre.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar