Laptop dengan dua layar mungkin terlihat janggal, namun sebenarnya
punya keunggulan tersendiri.
Nah, Google saat ini disebut tengah
menjajal membuat Chromebook dengan dua layar.
Dilansir
9to5Google, ada barisan kode di software Chromium -- yang menjadi inti
dari Chrome OS -- yang menyebut perangkat dengan dua layar sentuh dan
sebuah touchpad.
Laptop yang dimaksud itu punya kode Palkia, yang diduga
adalah sebuah Chromebook.
Dalam komentar di barisan kode tersebut
disebutkan dua perangkat input yang berupa layar sentuh.
Artinya Google
tengah mengembangkan software untuk Chrome OS yang mendukung penggunaan
layar kedua.
Namun perlu diingat, keberadaan barisan kode ini tak serta merta membuat Google pasti akan meluncurkan Chromebook dengan
dua layar dalam waktu dekat.
Pasalnya kode-kode ini ditandai dengan
label proof of concept (POC), yang artinya bukan diperuntukkan untuk
penggunaan oleh original equipment manufacturer (OEM).
Jadi untuk
sementara waktu, perangkat dengan dua layar ini sebatas sebuah
eksperimen.
Jika ternyata percobaan itu tak berhasil, kemungkinan besar
Google tak akan mengimplementasikan ide ini ke perangkat kelas konsumer.
Konsep laptop dengan dua layar ini sebenarnya sudah beberapa kali
muncul di perangkat konsumen.
Asus adalah salah satu produsen yang sudah
beberapa kali menerapkan konsep ini pada sejumlah produk buatannya.
Jika penerapannya benar, penggunaan layar di Chromebook
seharusnya bisa meningkatkan produktivitas penggunanya.
Karena pengguna
bisa membuka dua aplikasi pada layar yang berbeda dan memudahkan mereka
untuk mengakses aplikasi tersebut tanpa perlu me-minimize aplikasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar