Gambar dapat dengan mudah dimanipulasi, misalnya saja gambar dapat
diedit dengan menambah atau menghapus informasi dan hal ini kadang
digunakan dalam artikel yang menyesatkan alias hoax.
Karena itulah
bukanlah hal buruk jika pengguna menjadi skeptis dan waspada ketika
melihat gambar secara online dan tidak percaya pada kebenaran informasi
di gambar tersebut.
Nah, kini Google ingin memudahkan penggunanya untuk memberikan informasi yang tepat dan benar ketika mereka mencari gambar.
Dilansir dari Ubergizmo,
perusahaan telah mengumumkan bahwa mereka akan mulai menambahkan label
pengecekan fakta pada setiap pencarian gambar di Google.
Artinya
jika pengguna mencari gambar menggunakan mesin pencarian Google, maka
kemungkinan akan menemukan gambar dengan label yang melekat pada gambar
tersebut.
Dengan mengklik pada gambar tersebut pengguna juga akan
diberikan informasi tambahan bersamaan dengan tautan ke situs web
pengecekan fakta untuk meyakini kebenaran informasi pada gambar
tersebut.
"Foto dan video adalah cara luar biasa untuk membantu orang memahami
apa yang sedang terjadi di dunia.
Tetapi kekuatan media visual memiliki
jebakannya terutama ketika ada pertanyaan seputar asal-usul, keaslian,
atau konteks gambar. " tulis Google.
Google mengklaim bahwa mereka akan menggunakan platform pemeriksaan fakta yang memenuhi kriteria perusahaan.
Ini bukan upaya pertama Google
untuk mencoba memeriksa fakta layanannya.
Beberapa tahun yang lalu,
perusahaan tersebut memperkenalkan label-label pengecekan fakta pada
halaman-halaman pencariannya yang mencoba untuk menghilangkan dugaan
dari berita dan informasi yang salah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar