Google telah menghapus jutaan ulasan negatif pada aplikasi TikTok di Google Play Store.
Ulasan tersebut membuat penilaian aplikasi tersebut turun drastis dari 4,5 menjadi 1,2 bintang dalam waktu semalam.
Anjloknya
penilaian TikTok ini akibat ulah dari kreator TikTok asal India yakni
Fazial Siddiqui yang memposting sebuah video berisikan menyiram cairan
asam ke wajah seorang perempuan.
Meski video ini dibuat sebagai
prank atau lelucon.
Namun aksinya tersebut mendapatkan kritikan keras
dari para netizen. Ia pun meminta maaf dan menghapus videonya.
"Sebagai
influencer media sosial, saya menyadari tanggung jawab saya dan meminta
maaf kepada siapa pun yang tersinggung oleh video." ujar Faizal
dilansir dari BBC.
Meski video sudah dihapus dan sang influencer sudah meminta maaf
namun tetap memberikan efek buruk kepada aplikasi TikTok dari ulasan
negatif dan peringkat yang anjlok di Google Play Store.
"Sesuai
kebijakan, kami tidak mengizinkan konten yang membahayakan keselamatan
orang lain, mempromosikan kerusakan fisik, atau mengglorifikasi
kekerasan terhadap perempuan," kata juru bicara TikTok.
"Perilaku
tersebut melanggar pedoman kami dan kami telah menghapus konten,
menangguhkan akun, dan bekerja dengan lembaga penegak hukum sebagaimana
mestinya." tambah TikTok.
Dalam kasus ini Google pun turun tangan, seorang juru bicara Google
bahkan mengatakan telah mengambil tindakan korektif.
Google juga
mengatakan bahwa ulasan-ulasan ini sengaja dibuat dengan membuat akun
palsu untuk memperkuat protes mereka.
"Ketika kami mengetahui
insiden penyalahgunaan spam, kami meninjau dan mengambil tindakan
korektif untuk menghapus peringkat dan komentar yang tidak pantas,"
lanjut juru bicara Google.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar