Mantan CEO Google Eric Schmidt tidak lagi menjabat sebagai penasihat di raksasa teknologi tersebut dan perusahaan induknya Alphabet.
Saat menjadi pemimpin Google, Schmidt merupakan sosok yang mengubah Google dari startup Silicon Valley menjadi raksasa global.
Mundurnya Schmidt dari Google pertama kali dilaporkan oleh Cnet.
Schmidt mundur dari jabatannya sebagai penasihat pada Februari 2020.
Pria berusia 65 tahun ini pertama kali bergabung sebagai CEO Google pada
2001.
Ia dibawa sebagai 'orang dewasa' yang mengawasi kerja co-founder
Sergey Page dan Larry Brin yang dianggap masih sangat muda.
Saat dipimpin Schmidt, Google melebarkan sayapnya dari sekedar
menawarkan mesin pencari ke teknologi lainnya, termasuk smartphone dan
video online.
Schmidt juga bertanggung jawab membawa Google menuju IPO
pada 2004.
Pada tahun 2011, Page menggantikan Schmidt sebagai CEO Google,
tapi ia tetap menjadi executive chairman dewan direksi.
Pada tahun
2015, Google melakukan restrukturisasi dan menciptakan perusahaan induk
bernama Alphabet.
Schmidt kemudian menjadi executive chairman
untuk entitas baru tersebut.
Pada tahun 2017, ia mundur dari jabatan di
Google dan Alphabet lalu menjabat sebagai penasihat yang fokus dalam isu
sains dan teknologi.
Sejak perannya di Google semakin mengecil,
Schmidt banyak bekerja dengan sektor militer. Sejak tahun 2016 ia
menjadi chairman U.S.
Defense Innovation Board, kelompok penasihat yang
bertugas menghadirkan teknologi baru untuk Pentagon.
Baru-baru ini, Schmidt ditunjuk
Walikota New York Andrew Cuomo untuk mengepalai komisi yang mengurus
isu teknologi selama dan sesudah pandemi virus Corona.
Mundurnya
Schmidt dari jabatan terakhirnya di Google dan Alphabet menandakan ia
tidak lagi mendapatkan gaji, tapi ia masih memegang saham perusahaan
sebesar USD 5,3 miliar.
Sebagai penasihat, ia mendapatkan gaji sebesar
USD 1 setiap tahunnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar