Memasuki bulan Ramadan, umat Islam disunahkan untuk menjalankan ibadah salat Tarawih. Berikut bacaan doa salat Tarawih dan doa kamilin setelah salat tarawih.
Salat
Tarawih merupakan salah satu keutamaan bulan Ramadan. Ibadah salat
sunah ini hanya bisa dilakukan pada setiap malam bulan Ramadan.
Allah
menjanjikan imbalan yang baik untuk orang-orang yang melaksanakan salat
Tarawih. Salah satunya, mendapatkan malam lailatul qadar dan ampunan.
"Barangsiapa ibadah (tarawih) di bulan Ramadan seraya beriman dan
ikhlas, maka diampuni baginya dosa yang telah lampau," demikian Hadis
Riwayat Bukhari dan Muslim.
Pada masa pandemi virus corona, salat Tarawih dapat dilakukan
sendiri-sendiri atau berjamaah di rumah. Salat Tarawih boleh dilakukan
delapan rakaat atau 20 rakaat ditambah dengan tiga rakaat salat witir.
Berikut doa sholat tarawih.
1. Doa yang dibaca antara jeda rakaat sholat tarawih
اَللّٰهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌ كَرِيْم تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنَّا يَاكَرِيْم
Allohumma Innaka Afuwwun Kariim Tukhibbul Afwa Fa'fuanni
Artinya: Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf yang menyukai permintaan maaf, maafkanlah aku yang Maha Mulia.
اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْئَلُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ وَنَعُوْذُبِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنَّارِ
Allohumma inna Nas'aluka Ridhoka wal Jannah wa Na'udzhubika min Sakhotika wannaar
Artinya: Ya Allah, sesungguhnya kami memohon keridhoan-Mu dan surga, dan kami berlindung dari murka-Mu dan siksa neraka.
"Doa
ini biasanya dibaca setiap selesai dua salam," kata Pengasuh Taman
Belajar Al-Afifiyah Kota Bandung KH Wahyul Afif Al-Ghafiqi.
2. Doa Kamilin
Setelah selesai delapan atau 20
rakaat salat Tarawih, maka dianjurkan membaca doa Kamilin. Doa Kamilin
berisi harapan kesempurnaan iman.
"Doa yang isinya berupa permohonan agar dianugerahi kesempurnaan iman, sangat luar biasa kandungan doa ini," ucap Wahyul.
Berikut doa Kamilin setelah sholat tarawih, dikutip dari situs NU.
اَللهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْإِيْمَانِ كَامِلِيْنَ.
وَلِلْفَرَائِضِ مُؤَدِّيْنَ. وَلِلصَّلاَةِ حَافِظِيْنَ. وَلِلزَّكَاةِ
فَاعِلِيْنَ. وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِيْنَ. وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ.
وَبِالْهُدَى
مُتَمَسِّكِيْنَ. وَعَنِ الَّلغْوِ مُعْرِضِيْنَ. وَفِى الدُّنْيَا
زَاهِدِيْنَ. وَفِى اْلآخِرَةِ رَاغِبِيْنَ. وَبَالْقَضَاءِ رَاضِيْنَ.
وَلِلنَّعْمَاءِ شَاكِرِيْنَ. وَعَلَى الْبَلاَءِ
صَابِرِيْنَ. وَتَحْتَ لِوَاءِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِيْنَ وَعَلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنَ. وَإِلَى
الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنَ. وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ.
وَعَلى سَرِيْرِالْكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ. وَبِحُوْرٍعِيْنٍ
مُتَزَوِّجِيْنَ. وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاِسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ
مُتَلَبِّسِيْنَ. وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِيْنَ. وَمِنْ لَبَنٍ
وَعَسَلٍ
مُصَفًّى شَارِبِيْنَ. بِأَكْوَابٍ وَّأَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِّنْ مَعِيْن.
مَعَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ
وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَآءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ أُولئِكَ
رَفِيْقًا. ذلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفَى بِاللهِ عَلِيْمًا.
اَللهُمَّ اجْعَلْنَا فِى هذِهِ اللَّيْلَةِ الشَّهْرِالشَّرِيْفَةِ
الْمُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ الْمَقْبُوْلِيْنَ. وَلاَتَجْعَلْنَا
مِنَ
اْلأَشْقِيَاءِ الْمَرْدُوْدِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا
مُحَمَّدٍ وَآلِه وَصَحْبِه أَجْمَعِيْنَ. بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ
الرَّاحِمِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Allâhummaj'alnaa bil iimaani kaamiliin. Wa lil faraaidli muaddiin.
Wa lish-shlaati haafidhiin. Wa liz-zakaati faa'iliin. Wa lima 'indaka
thaalibiin. Wa li 'afwika raajiin. Wa bil-hudaa mutamassikiin. Wa 'anil
laghwi mu'ridliin.
Wa fid-dunyaa zaahdiin. Wa fil
'aakhirati raaghibiin. Wa bil-qadlaa'I raadliin. Wa lin na'maa'I
syaakiriin. Wa 'alal balaa'i shaabiriin. Wa tahta liwaa'i muhammadin
shallallaahu 'alaihi wasallam yaumal qiyaamati saa'iriina wa alal haudli
waaridiin.
Wa ilal jannati daakhiliin. Wa minan naari
naajiin. Wa 'alaa sariirl karaamati qaa'idiin. Wa bi huurun 'in
mutazawwijiin. Wa min sundusin wa istabraqiin wadiibaajin mutalabbisiin.
Wa min tha'aamil jannati aakiliin.
Wa min labanin wa
'asalin mushaffan syaaribiin. Bi akwaabin wa abaariiqa wa ka'sin min
ma'iin. Ma'al ladziina an'amta 'alaihim minan nabiyyiina wash
shiddiiqiina wasy syuhadaa'i wash shaalihiina wa hasuna ulaa'ika
rafiiqan. Daalikal fadl-lu minallaahi wa kafaa billaahi 'aliiman.
Allaahummaj'alnaa
fii haadzihil lailatisy syahrisy syariifail mubaarakah minas su'adaa'il
maqbuuliin. Wa laa taj'alnaa minal asyqiyaa'il marduudiin. Wa
shallallaahu 'alaa sayyidinaa muhammadin wa âlihi wa shahbihi ajma'iin.
Birahmatika yaa arhamar raahimiin wal hamdulillaahi rabbil 'aalamiin.
Artinya :
Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang
sempurna imannya, yang memenuhi kewajiban-kewajiban, yang memelihara
salat, yang mengeluarkan zakat, yang mencari apa yang ada di sisi-Mu,
yang mengharapkan ampunan-Mu, yang berpegang pada petunjuk, yang
berpaling dari kebatilan, yang zuhud di dunia, yang menyenangi akhirat,
yang rida dengan qadla-Mu (ketentuan-Mu), yang mensyukuri nikmat, yang
sabar atas segala musibah, yang berada di bawah panji-panji junjungan
kami, Nabi Muhammad, pada hari kiamat, yang mengunjungi telaga (Nabi
Muhammad), yang masuk ke dalam surga, yang selamat dari api neraka, yang
duduk di atas ranjang kemuliaan, yang menikah dengan para bidadari,
yang mengenakan berbagai sutra ,yang makan makanan surga, yang minum
susu dan madu murni dengan gelas, cangkir, dan cawan bersama orang-orang
yang Engkau beri nikmat dari kalangan para nabi, shiddiqin, syuhada dan
orang-orang shalih.
Mereka itulah teman yang terbaik. Itulah
keutamaan (anugerah) dari Allah, dan cukuplah bahwa Allah Maha
Mengetahui. Ya Allah, jadikanlah kami pada malam yang mulia dan
diberkahi ini termasuk orang-orang yang bahagia dan diterima amalnya,
dan janganlah Engkau jadikan kami tergolong orang-orang yang celaka dan
ditolak amalnya.
Semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya atas
junjungan kami Muhammad, serta seluruh keluarga dan shahabat beliau.
Berkat rahmat-Mu, wahai Yang Paling Penyayang di antara yang penyayang.
Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar