Gambar 7: Salah satu trik scammer posting alih kendali akun Facebook korbannya
Dalam contoh pada gambar di atas, korban scam dikelabui seakan-akan harus melakukan verifikasi umur jika ingin melihat video yang dijanjikan dengan melakukan copy dan paste alamat URL.
Padahal yang dikopikan adalah kredensial rahasia pemilik akun yang hanya bisa diakses oleh pemilik akun.
Pengamanan terhadap kredensial secara standar sekuriti sudah dilakukan dan hanya bisa diakses oleh pemilik kredensial (Anda) dan tidak bisa diakses oleh pembuat scam. Namun dengan cerdiknya pelaku mencari teknik-teknik rekayasa sosial untuk mendapatkan informasi ini dengan mengelabui korban.
Hal ini juga marak terjadi pada scam 'Who view your profile' atau 'Siapa yang melihat profil Anda'. Saran Vaksincom, jangan sekali-kali Anda melakukan copy dan paste seperti yang diperintahkan dengan iming-iming apapun, kecuali siap dengan risiko kredensial Anda bisa diakses oleh kriminal.
Sebenarnya programmer di Facebook juga sudah memberikan peringatan dalam baris codingnya dengan bunyi peringatan: 'SECURITY WARNING: Please treat the URL above as you would to your password and not share it with anyone'.
Namun seperti yang kita lihat, peringatan ini dengan cerdik disembunyikan oleh scammer dengan mengecilkan layar peringatan seperti pada gambar 7 di atas. |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar